Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 31/03/2017 06:00 WIB

Pemkot: Pencemar Kali Bekasi Akibat Ulah Perusahaan Asal Bogor

Kali Bekasi Berbusa
Kali Bekasi Berbusa
BEKASI_DAKTACOM: Pemerintah Kota Bekasi kini telah menyetahui, pembuang limbah yang mencemari Kali Bekasi pada Jumat (17/3) lalu.
 
Pelakunya adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan detergen dan berdomisili di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
 
Saat itu, kali yang berhulu dari wilayah Bogor, Jawa Barat ini ditutupi buih atau busa air dengan ketebalan sekira 10 sentimeter.
 
"Perusahaan itu membuang limbah, sehingga Kali Bekasi yang menerima aliran dari hulu itu tercemar limbah berbentuk buih atau busa sampai menutupi permukaan air," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfie pada Kamis (30/3).
 
Lutfie mengatakan, limbah yang mencemari kali berpotensi memiliki zat asam yang bisa mempengaruhi kualitas air. Akibatnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot milik pemerintah daerah menutup saluran air di Kali Bekasi.
 
Hingga saat ini, kata dia, Pemerintah Kota Bekasi sedang berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk mengecek hasil investigasi yang dilakukan oleh lembaganya. Bahkan, tim Jawa Barat akan terjun langsung ke lokasi yang dituding membuang limbahnya ke kali.
 
"Kita minta mereka (tim Jawa Barat) turun, karena Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri tidak memiliki penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) lingkungan yang konsen mengawasi lingkungan," jelasnya.
 
Namun bila perusahaan itu masih membuang limbah, kata Luthfi akan membuat somasi langsung ke pihak perusahaan. Apalagi, kasus pembuangan limbah ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. 
 
"Kami akan somasi, bila perusahaan itu masih tetap nekat membuang limbahnya ke Kali Bekasi," ujarnya.
 
Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dadang Mulyana mengatakan, sejauh ini belum ada hasil uji laboratorium tentang kandungan limbah yang dibuang.
 
Dia memproyeksikan, hasil laboratorium tersebut akan dikeluarkan beberapa hari lagi.
Editor :
Sumber : Wartakota
- Dilihat 1141 Kali
Berita Terkait

0 Comments