Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 13/01/2022 23:00 WIB

Emil Minta ASN Pemkot Bekasi Tak Ikuti Jejak Rahmat Effendi

Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil

BEKASI, DAKTACOM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan pesan bernilai kepada ribuan ASN di Kota Bekasi.

 

Pesan itu disampaikan pria yang arab disapa Kang Emil ini saat berkunjung ke Kantor Pemerintahan Kota Bekasi, Selasa (11/1).

 

Kunjungannya ini untuk memberikan arahan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Bekasi.

 

Kunjungan perdana Ridwan Kamil ke Kota Bekasi, pasca Tri Adhianto dikukuhkan sebagai Plt Wali Kota Bekasi.

 

Kang Emil menyampaikan tiga hal dalam upaya membangun Kota Bekasi ke depannya.

 

"Tadi hadir memberikan arahan evaluasi kontemplasi kepada para ASN, PNS di pemerintah kota Bekasi,” ujarnya.

 

“Kami mengingatkan lagi tentang tiga hal dalam membangun sebuah kota provinsi bernegara," imbuh Kang Emil.

 

Tiga hal yang disampaikan oleh orang nomor satu di Jawa Barat itu.

 

Pertama adalah menekankan kepada para ASN Kota Bekasi memiliki Pakta Integritas.

 

Oleh karena itu, Kang Emil meminta para ASN untuk tidak mencederai Pakta Integritas yang ada.

 

"Pertama Pakta Integritas tidak boleh diciderai," kata Kang Emil.

 

Kedua, dia juga menekankan kepada para seluruh Pejabat hingga para ASN lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk melayani masyarakat dengan baik.

 

Ketiga yaitu menekankan kinerja yang profesional untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Bekasi.

 

"Kedua, harus selalu melayani bukan dilayani. Ketiganya, harus selalu beradaptasi menjadi lebih profesional," ujarnya.

 

Selain itu, menginginkan agar hal-hal negatif yang beberapa akhir ini menjadi pemberitaan di Kota Bekasi, agar dalam tahun ini bisa segera hilang.

 

Oleh karena itu ia juga akan mengadopsi teknologi yang telah diterapkan di Pemprov Jabar untuk dapat diterapkan di Pemkot Bekasi.

 

"Komitmen kepada publik bahwa hal hal negatif yang selama ini terdengar dan terberitakan, itu tahun ini harus ilang. Salah satunya yaitu mengcopy teknologi birokrasi yang ada di Bandung," ucapnya***

Reporter : Ardi Mahardika
- Dilihat 1122 Kali
Berita Terkait

0 Comments