Bulan Depan KBM Tatap Muka, SMAN 15 Kota Bekasi Genjot Vaksinasi Siswa
BEKASI, DAKTA.COM - Persiapan KBM Tatap Muka di tengah pandemi Covid-19, ratusan Siswa SMAN 15 Bantargebang Kota Bekasi Gelar vaksinasi massal hari ini (28/08).
Sekitar 800 siswa SMAN 15 Bantargebang Kota Bekasi dan warga sekitar mengikuti program vaksinasi yang diselenggarakan pihak sekolah kepada 1000 sasaran vaksin.
Vaksinasi ini sebagai salah satu prasyarat akan diberlakukanya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Rencananya pada saat tatap muka dari sekitar 800 siswa yang ada akan dilakukan dalam dua shift. Dengan ketentuan 400 anak melakukan KBM tatap muka dan sisanya daring.
"Vaksin ini sebagai salah satu prasyarat agar kita bisa menggelar KBM tatap muka. Ini salah satu prosesnya, karena rencananya pada 6 September 2021 mendatang KBM tatap muka mulai kita lakukan.Kebijakan ini dari Dinas Provinsi Jawa Barat, nanti rencananya separuh masuk sisanya masih dari dan esoknya yang kemarin daring masuk dan separohnya daring", ujar Erma Yani Kepala Sekolah SMAN 15 Kota Bekasi di sela vaksinasi masal pelajar dan warga.
Dijelaskanya dari 1000 dosis vaksin yang ada sekira 800 untuk para siswa dan sisanya warga masyarakat sekitar sekolah. Vaksin tahap dua ini menggunakan vaksin jenis Sinovac.
"Karena pada saat tahap satu kita diberikan jenis Sinovac, tahap dua juga kita terima Sinovac. Karena vaksin ini penting untuk menjaga imunitas bagi pelajar baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," ujarnya.
Dalam vaksinasi massal tahap dua yang digelar di SMAN 15 Bantargebang Kota Bekasi juga dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Dalam sambutannya, Tri mengatakan bahwa dengan antusias para siswa dalam mengikuti vaksinasi hari ini sebagai salah satu langkah yang positif. Dimana seluruh masyarakat sudah sadar akan pentingnya kesehatan.
"Vaksin sebelumnya sudah dilakukan kepada para pengajar (guru), tenaga pendidik dan kependidikan serta keluarga sekolah lainya. Dan saat ini para siswa. Ini bukti bahwa dukungan akan dibukanya sekolah tatap muka sangat tinggi. Saya berharap agar pada saat dilakukan pembelajaran tatap muka semua siswa sudah melakukan vaksinasi," ujarnya.
Pihaknya juga meminta agar jajaran Puskesmas melakukan pengawasan baik disaat vaksinasi maupun pada KBM tatap muka agar protokol kesehatan tetap di jalankan.
"Harus terus jaga prokes 3T dan 5M tetap harus dijalankan. Apalagi Kota Bekasi sebelumnya kita juga sudah uji coba KBM tatap muka di masa pandemi. Dan dipastikan pada saat itu tidak berimbas pada kenaikan angka Covid 19," pungkasnya.
Reporter | : | Warso Sunaryo |
Editor | : | Dakta Administrator |
- KH. Syaifuddin Siroj Resmi Menjadi Ketua Umum Kota Bekasi 2024-2029
- Karang Taruna Kota Bekasi Siap Bersatu, Pasca Pilkada 2024
- MES dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi Sosialisasikan Ekonomi Syariah
- PNM Bekasi Gelar Program Budidaya Maggot dan Pengolahan Sampah di Medan Satria
- DPD KNPI Kota Bekasi Bantah, Memasang Spanduk dengan Nada Tendensius Terhadap Lembaga Kejaksaan
- Pengamat Berharap Komunikasi Intens antara PJ Walikota dengan Walikota - Wakil Walikota Terpilih Demi Keberlangsungan Kota Bekasi Kedepan
- Tri Adhianto dan Haris Bobihoe Menangkan Pilkada Kota Bekasi 2024 Hasil Rekapitulasi 12 Kecamatan
- Memasuki Masa Tenang Pilkada, Bawaslu Bersama Forkopimda Kota Bekasi Tertibkan APK
- Ketua DDII Kota Bekasi Ustd Salimin Dhani,Ajak Warga Doakan dan Pilih Paslon no 3,Ridho.
- Mimpi Besar TOD Kota Bekasi, Dishub : Ini Tugas Bersama Seluruh Elemen
- Logistik Pilkada Sudah Sampai Gudang KPU Kota Bekasi
- Masyarakat Kota Bekasi, Padati Kampanye Rapat Umum Paslon Pilgub ASIH
- Ridho Semakin Diminati Masyarakat Jelang Pilkada
- #SemuaBisaUmroh Akan Berangkatkan 361 Jamaah ke Tanah Suci
- BAZNAS Kota Bekasi Salurkan Sembako Santri dan Beasiswa S2 Pesantren pada HSN 2024
0 Comments