Dampak PPKM Darurat Bagi Roda Ekonomi
BEKASI, DAKTA.COM - Geliat ekonomi harus tetap berjalan meski di tengah pandemi. Masyarakat butuh roda ekonomi tetap stabil, akan tetapi mematuhi protokol kesehatan juga harus diimbangi agar jalan bersamaan.
"Kita butuh perputaran ekonomi. Kita pulih dan ekonomi bangkit," jelas Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Bekasi, Purnomo Narmiadi dalam dialog khusus bertema; "Efektivitas PPKM Darurat" bersama Dakta secara virtual, Kamis (22/7).
Purnomo menjelaskan, dampak pandemi berpengaruh luas terhadap pertumbuhan ekonomi yang lamban. Untuk itu, lanjutnya, antara pemulihan ekonomi dan kesehatan harus berjalan bersama sehingga penanganannya dapat maksimal.
"Semua harus bekerja bersama untuk kepentingan semua. Protokol kesehatan lagi-lagi kuncinya. Insya Allah, Covid bisa kita hindari dan tidak membatasi ruang gerak kita," ucap Purnomo.
Ia berharap, pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi dapat segera bangkit, dan pemerintah serta masyarakat dapat merasakan proses pembangunan yang kembali normal.
"Berlarut-larut kolaps juga tentunya bisnis itu. Kita juga butuh perputaran ekonomi," tandasnya.
Dialog Khusus Radio Dakta bertema "Efektivitas PPKM Darurat" (22/7/2021)
Sementara itu, Ketua Tim Kesehatan Kota Bekasi, Dwie Andyarini Dian Arga menjelaskan progam vaksinasi di Kota Bekasi sudah berjalan tahap kelima. "Program vaksinasi terakhir kita beberapa waktu lalu, di kelurahan masing-masing target 140 ribu warga. Dan saat ini tersisa 160 ribu dosis vaksin," ucap Dwie.
Ia memaparkan, target selesai vaksinasi dosis kedua selesai yakni 8 Agustus mendatang. Pemkot Bekasi, lanjut Dwi, tengah mengajukan permohonan penambahan dosis vaksin ke Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Kesehatan.
"Sinergitas inti institusi di Bekasi sangat dibutuhkan untuk menekan kasus Covid. Dan ini butuh kerja sama dengan masyarakat," pungkas Dwie yang juga menjabat Asisten Administrasi Umum dan Perekonomian Pemkot Bekasi.
Dialog Khusus Radio Dakta bertema "Efektivitas PPKM Darurat" diselenggarakan secara virtual, pada Kamis (22/7), menghadirkan narasumber Asisten Administrasi Umum dan Perekonomian sekaligus Ketua Tim Kesehatan Kota Bekasi, Dwie Andyarini Dian Arga; Ketua APINDO Kota Bekasi, Purnomo Narmiadi; Ketua Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia, Prof Zubairi Djoerban; dan Pengamat Kebijakan Publik, Harun Al Rasyid.
Reporter | : | |
Editor | : | Dakta Administrator |
- KH. Syaifuddin Siroj Resmi Menjadi Ketua Umum Kota Bekasi 2024-2029
- Karang Taruna Kota Bekasi Siap Bersatu, Pasca Pilkada 2024
- MES dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi Sosialisasikan Ekonomi Syariah
- PNM Bekasi Gelar Program Budidaya Maggot dan Pengolahan Sampah di Medan Satria
- DPD KNPI Kota Bekasi Bantah, Memasang Spanduk dengan Nada Tendensius Terhadap Lembaga Kejaksaan
- Pengamat Berharap Komunikasi Intens antara PJ Walikota dengan Walikota - Wakil Walikota Terpilih Demi Keberlangsungan Kota Bekasi Kedepan
- Tri Adhianto dan Haris Bobihoe Menangkan Pilkada Kota Bekasi 2024 Hasil Rekapitulasi 12 Kecamatan
- Memasuki Masa Tenang Pilkada, Bawaslu Bersama Forkopimda Kota Bekasi Tertibkan APK
- Ketua DDII Kota Bekasi Ustd Salimin Dhani,Ajak Warga Doakan dan Pilih Paslon no 3,Ridho.
- Mimpi Besar TOD Kota Bekasi, Dishub : Ini Tugas Bersama Seluruh Elemen
- Logistik Pilkada Sudah Sampai Gudang KPU Kota Bekasi
- Masyarakat Kota Bekasi, Padati Kampanye Rapat Umum Paslon Pilgub ASIH
- Ridho Semakin Diminati Masyarakat Jelang Pilkada
- #SemuaBisaUmroh Akan Berangkatkan 361 Jamaah ke Tanah Suci
- BAZNAS Kota Bekasi Salurkan Sembako Santri dan Beasiswa S2 Pesantren pada HSN 2024
0 Comments