Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 14/04/2021 09:35 WIB

Jasad Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Bendung Kali Bekasi

Jasad korban saat ditemukan di pintu air.foto ist
Jasad korban saat ditemukan di pintu air.foto ist

BEKASI TIMUR, DAKTA.COM - Petugas pintu Air ATR-BBWS Citarum Jalan RA. Kartini, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur kembali menemukan sesosok mayat yang tersangkut di garpu pintu air.

Mayat tersebut diperkirakan hanyut terbawa arus air hingga tersangkut di lokasi tersebut.

Jasad pria muda tersebut ditemukan pada pukul 23:00 WIB oleh petugas. Korban merupakan warga Tambun Selatan, kabupaten Bekasi yang diduga tenggelam pada Senin 12 April, atau sehari sebelum ditemukan di lokasi kejadian.

“Awal mula kejadian saat petugas sedang bertugas jaga mengawasi pintu air, kemudian memberitahukan kepada rekannya bahwa dirinya melihat sosok mayat menyangkut di Pintu Air Sipon, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bekasi Timur dan dilanjutkan ke Tim BPBD,” ujar Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari kepada media pada Rabu (14/4).

Petugas dari BPBD Kota Bekasi dibantu para relawan serta petugas kepolisian berusaha melakukan evakuasi korban dari pintu air. Pada pukul 23:45 wib jasad korban dapat diangkat petugas ke daratan.

Dari ciri-ciri, korban ditemukan memakai celana pendek dan kaos oblong. Korban juga diketahui bernama Rafi Ardika, warga Jatimulya, Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Ia diinformasikan hilang sejak Senin sore ketika berenang bersama teman-temannya.

“Berdasarkan keterangan dari Petugas BPBD bahwa korban pada hari Senin, 12 April 2021 sekitar pukul 15.30 Wib saat sedang bermain air di Jembatan 3 Rw.08 Kalimalang Tambun Kabupaten Bekasi bersama 3 orang teman lainnya, korban tidak bisa berenang dan tenggelam sehingga terbawa arus air dan pihak keluarga sudah melaporkan kehilangan korban pada Polsek Tambun,”ungkap Erna.

Pukul 00.10 Wib,Tim Identifikasi Polrestro Bekasi Kota Pimpinan Iptu Noho Luhulima (KSPKT) tiba di TKP dan langsung melakukan proses Identifikasi, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan Visum Et Revertum guna mengetahui penyebab kematian korban, dugaan sementara penyebab kematian korban karena tenggelam tidak bisa berenang.

Reporter : Warso Sunaryo
- Dilihat 1227 Kali
Berita Terkait

0 Comments