Kamis, 05/03/2020 11:24 WIB
Harga Masker Meroket, DPR Usulkan Pemerintah Gandeng UMKM
BEKASI, DAKTA.COM - Komisi VI DPR RI mengapresiasi sejumlah langkah pemerintah, untuk mengantisipasi wabah virus corona yang mulai terjadi di Indonesia.
Namun, ia tidak memungkiri, kelangkaan dan naiknya harga masker yang juga terjadi di negara-negara lainya, termasuk menjadi salah satu permasalahan di Indonesia saat ini.
Untuk mengantisipasi stok masker yang kosong dan mahal akibat fenomena panic buying masyarakat karena adanya virus corona, Anggota Komisi VI DPR RI, Siti Mukaromah mengusulkan agar pemerintah menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menyediakan masker.
Salah satu caranya, yaitu dengan memanfaatkan sisa kain jahit atau kain perca untuk membuat masker.
"UMKM yang banyak tersebar di seluruh Indonesia, bisa membuat masker dari kain perca tersebut. Ini sangat membantu sekali dalam keadaan seperti ini. Pemerintah tinggal minta produsen untuk transfer ilmu atau bahan tambahan ke UMKM agar hasil masker UMKM memenuhi standart SNI," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/2).
Langkah ini, lanjutnya, juga untuk menstabilkan stok dan harga masker di pasaran guna mencegah permainan harga oleh para spekulan.
Sebagai wakil rakyat di DPR RI dan Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa PKB yang selalu berinteraksi dengan kaum perempuan khususnya ibu-ibu, ia mengaku mendengar langsung kegelisahan dan permintaan rakyat agar pemerintah memberikan gratis masker kepada mereka, untuk melindungi diri dari bahaya virus Corona.
"Saya menilai hal ini dapat dilakukan pemerintah, membeli masker UMKM yang harganya jauh lebih murah, untuk dibagi-bagikan gratis ke masyarakat," jelasnya.
Seperti diketahui, sejak mencuatnya kasus corona di Indonesia, harga masker kian meroket, seperti di Pasar Pramuka, kenaikan harga masker yang bahkan bisa mencapai 10 kali lipat dari harga biasa.
Harga satu pack masker di pusat alat kesehatan Pasar Pramuka mencapai harga di atas Rp300.000 per box dari harga normal yang hanya Rp25.000-30.000 sebelum munculnya wabah virus Corona.
Kenaikan harga masker juga terjadi dikawasan Pal Merah Jakarta Barat. Dari pantauan dilapangan, hari ini harga masker dijual Rp 250.000 per box nya. Kenaikan serupa juga biasanya terjadi di daerah-daerah. **
Reporter | : | |
Editor | : |
- PT Naffar Perdana Wisata Ajak Semua Travel Umroh Untuk Kerjasama Raih Keberkahan Memuliakan Tamu Allah
- LippoLand Perkuat Posisi dengan Visi, Misi, dan Logo Baru Sambut Pertumbuhan Industri Properti
- Specta Color Zumba Bersama Liza Natalia di WaterBoom Lippo Cikarang
- BPR Syariah HIK Parahyangan Raih Penghargaan Infobank Sharia Award 2024
- RUPSLB PT Lippo Cikarang Tbk Setujui Rights Issue 3 Miliar Saham untuk Pengembangan Bisnis
- CIMB Niaga Suryacipta Dipimpin Banker Muda Inspiratif Krisfian A. Hutomo
- Kurniasih Dukung Upaya Kemenaker Agar Tidak Ada PHK di Sritex
- Anggota IKAPEKSI INDONESIA Desak Penyelesaian Konflik dan Langkah Hukum terhadap Pelanggar
- LPCK Berkomitmen Menciptakan Lingkungan Asri dan Harmonis
- LPCK Terus Berinovasi Sambut Pertumbuhan Pasar Properti
- IKAPEKSI Gelar Munaslub, Pranyoto Widodo Terpilih Sebagai Ketua DPP Periode 2024-2029
- POJK Merger BPR/S, Ini Kata Ketua Umum DPP Perbarindo Tedy Alamsyah
- Perbarindo DKI Jakarta dan Sekitarnya Gelar Rakerda. Bahas Merger BPR/S
- Peserta Tunggak Iuran, BPJS Kesehatan Cabang Bekasi Dorong Manfaatkan Program Rehab
- Bank Syariah Artha Madani Raih 2 Penghargaan Tata Kelola di GRC Awards 2024
0 Comments