Senin, 09/04/2018 10:48 WIB
#2019GantiPresiden Viral, Presiden PKS: Gerakan Biasa Bukan Kejahatan
JAKARTA, DAKTA.COM - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengaku senang melihat respons Presiden Joko Widodo terhadap gerakan #2019GantiPresiden. Menurut Sohibul Iman, Jokowi memilih menanggapi santai gerakan #2019GantiPresiden dengan menyebut kaos tidak akan bisa menggantikan presiden.
Bagi Sohibul Iman, penyikapan santai Jokowi terhadap gerakan #2019GantiPresiden yang semakin massif menunjukkan jika konstelasi menuju hajat akbar pergantian pimpinan nasional 2019 semakin asyik.
"Respons santai Pak Jokowi menunjukkan jika gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan biasa bukan kejahatan sehingga tidak perlu ditanggapi berlebihan. Dengan begitu kontestasi Pilpres 2019 semakin Asyik," papar Sohibul Iman di Jakarta, Ahad (8/4/2018).
Sohibul Iman memandang masifnya dukungan masyarakat atas gerakan #2019GantiPresiden menunjukan adanya keinginan masyarakat akan perubahan. "Ini bisa dimaknai masyarakat mulai kehilangan trust kepada petahana. Bahwa meskipun calon definitif belum ada, tetap disambut luar biasa. Berarti kotak kosong pun lebih disukai masyarakat. Bisa jadi petahana kalah oleh kotak kosong," tutupnya.
Sohibul Iman menilai sambutan publik yang sangat massif terhadap gerakan #2019GantiPresiden cukup unik. Pasalnya hingga saat ini tidak ada calon presiden resmi yang menjadi ujung tombak gerakan ini. Ia menyebut saat ini belum ada partai politik atau koalisi partai politik yang secara resmi mendeklarasikan calon presiden alternatif selain petahana.
"Sekarang ini yang resmi mencalonkan Presiden baru petahana, Pak Jokowi dengan dukungan koalisi yang cukup untuk mendapatkan tiket pada Pilpres 2019," terang mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut.
Sehingga, papar Sohibul, gerakan #2019GantiPresiden adalah murni sebuah gagasan yang disambut publik secara luas tanpa harus melihat adanya calon alternatif yang resmi diusung diluar calon petahana.
"Paslon alternatifnya belum ada tetapi seperti aura kemenangan di depan mata. Ini memang aneh. Memang 'bayangan' kadang menakutkan bagi orang-orang tertentu," ujar mantan Rektor Universitas Paramadina ini.
Editor | : | |
Sumber | : | Humas DPP PKS |
- KPK Sita Dokumen & Bukti Elektronik Terkait CSR Bank Indonesia
- Kemana Ridwan Kamil Usai Kalah di Jakarta?
- RIDO Batal Gugat Hasil Pilkada Jakarta ke Mahkamah Konstitusi
- Tinggalkan Anies, Suara PKS Makin Jeblok
- PEMERINTAH MASIH MENGABAIKAN ANGKUTAN JALAN PERINTIS
- Miftah Maulana Mundur dari Utusan Khusus Presiden Prabowo
- KONSEP GURU MENURUT MOHAMMAD NATSIR
- Baitul Maqdis Institute Sampaikan 11 Resolusi Palestina dan Dunia Islam kepada Wakil Menlu RI, Anis Matta
- Empat Alasan Mengapa UU Pengelolaan Zakat Rugikan LAZ
- IDEAS: Dana BOS Tak Cukup Angkat Kesejahteraan Guru Honorer
- Bamsoet Minta Polri Jerat Bandar Narkoba Dengan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)
- UMKM Pertanian-Perikanan yang Utangnya Dihapus
- Kebijakan Dan “Potensi Keuntungan”, Sepatutnya Tidak Digunakan Dalam Tindak Pidana Kerugian Keuangan Negara
- INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI HARUS BERLANJUT DENGAN PEMBENAHAN
- Nama Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
0 Comments