Internasional / Afrika /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 13/03/2015 13:26 WIB

Boko Haram Resmi Bergabung Dengan ISIS

NIGERIA_DAKTACOM:  Dua kelompok militan yang paling santer terdengar pergerakannya selama beberapa bulan terakhir, ISIS dan Boko Haram, resmi beraliansi, setelah pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi menerima janji setia dari Boko Haram, Kamis (12/3).

"Khalifah kami, Allah menyelamatkannya, telah menerima janji kesetiaan saudara kita dari Boko Haram sehingga kami mengucapkan selamat kepada saudara-saudara kami yang berjihad di Afrika Barat," kata juru bicara ISIS, Abu Mohammad al-Adnani dalam sebuah pesan audio, dikutip dari Reuters, Kamis (12/3).

ISIS, yang merupakan pecahan dari kelompok militan Al-Qaidah, mendeklarasikan pembentukan negara Islam di Irak dan Suriah, dan selama beberapa bulan belakangan gencar menebarkan propaganda dan teror melalui eksekusi sadis para sanderanya yang sebagian besar berasal dari negara Barat.

Sejalan dengan ideologi radikal yang diusung ISIS, Boko Haram juga telah menewaskan ribuan orang dan menculik ratusan lainnya selama enam tahun terakhir demi mewujudkan negara Islam di Nigeria Utara.

Dalam pesan audio, Adnani menyerukan agar umat Islam yang tidak bisa bertempur bersama ISIS di Irak dan Suriah, agar membantu Boko Haram di Nigeria Utara, dengan menyatakan Boko Haram adalah "pintu baru bagi Anda untuk bermigrasi ke tanah Islam dan berjihad".

"Kami menyerukan Anda, para jihadis, untuk bertempur (bersama Boko Haram)," kata Adnani melanjutkan.

Dalam kesempatan tersebut, ISIS kembali menebarkan ancamannya kepada penganut Yahudi dan Kristen.

"Jika Anda ingin nyawa dan uang Anda selamat serta hidup aman dari pedang kami... Anda memiliki dua pilihan: pindah agama atau membayar jezyah," kata Adnani, mengacu kepada pajak yang dibayarkan umat non-Muslim di bawah pemerintahan Negara Islam yang mereka dirikan.

"(Kalau tidak) Anda akan segera gigit jari Anda dengan penuh penyesalan," kata Adnani melanjutkan.

Namun, dalam rekaman audio tersebut, Adnani tidak menyinggung soal kemunduran militer ISIS di beberapa wilayah akibat gempuran tentara Irak dan Kurdi serta koalisi serangan udara yang dipimpin oleh AS.

Di Suriah, pejuang YPG Kurdi telah mengusai rute penyelundupan suplai militer dari Suriah ke wilayah yang dikuasai oleh ISIS di Irak.

ISIS juga telah menghadapi serangan balik yang diluncurkan pasukan keamanan dan milisi Irak. Pada Rabu, militer Irak telah berhasil mengamankan kota asal Saddam Hussein, Tikrit.

"Negara Islam (ISIS) tetap berdiri tegak... dan menjadi lebih kuat dan terus meraih kemenangan," kata Adnani, sembari menyatakan bahwa kemunduran militer ISIS adalah klaim palsu.

"Ini hanya soal menguasai kembali beberapa desa pada perang ini dan membuat mereka mundur," kata Adnani.

Sementara, ISIS terus menegaskan bahwa mereka menargetkan negara-negara Barat

"Kami ingin, insha Allah, Paris sebelum Roma," merujuk pada pelebaran serangan kelompok tersebut di Eropa, khususnya Perancis dan Italia.***



Editor  : Imran Nasution
 

Editor :
Sumber : CNN Indonesia
- Dilihat 2124 Kali
Berita Terkait

0 Comments