Nasional / Teknologi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 07/06/2017 13:30 WIB

Mahasiswa UM Magelang Sulap Bunga Pinus Menjadi Teh

Mahasiswa UM Magelang Sulap Bunga Pinus Menjadi Teh
Mahasiswa UM Magelang Sulap Bunga Pinus Menjadi Teh
MAGELANG_DAKTACOM: Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Magelang (UM Magelang) Hanik Musyarofah, Siti Mudayanah, Wulan Septiani, dan Irna Listiyani berhasil mengolah bunga pinus menjadi teh kantong herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh.
 
Hanik Musyarofah Ketua Tim mengatakan berdasarkan penelitian ilmiah ini terbukti bahwa teh herbal bunga pinus mampu meningkatkan imunitas tubuh. Bunga pinus yang kaya antioksidan juga bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan, menjaga tubuh tetap fit, menjaga kecantikan kulit, melindungi dan meningkatkan fungsi organ tubuh, dan pertumbuhan tubuh.
 
“Teh herbal bunga pinus ini mampu meningkatkan imunitas tubuh. Bunga pinus yang kaya antioksidan juga bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan, menjaga tubuh tetap fit, menjaga kecantikan kulit, melindungi dan meningkatkan fungsi organ tubuh,  dan pertumbuhan tubuh, “ ungkap Hanik.
 
Bunga pinus (strobilus betina), lanjut  Hanik banyak terdapat di Dusun Bulu Duwur yang banyak ditumbuhi pohon pinus. Keempat mahasiswa itu kemudian memanfaatkan bunga pinus sebagai teh kantong herbal
 
"Selama ini di Dusun Bulu Duwur, Ropoh, Kepil, Wonosobo, bunga pinus hanya dimanfaatkan sebagai among geni atau untuk menyalakan api ketika akan memasak. Bahkan tidak jarang bunga pinus hanya dibiarkan membusuk begitu saja oleh masyarakat sekitar," kata Hanik.
 
Hanik menuturkan berawal dari keprihatinan tersebut, pihaknya kemudian melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di dusun tersebut. Cara memproduksinya cukup mudah mulai dari proses pemotongan bunga, pencucian, penjemuran, penyangraian, penumbukan, dan pengemasan kantong serta kardus.
 
Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan dengan melibatkan kelompok peningkatan produktivitas ekonomi perempuan (PPEP) di Dusun Bulu Duwur yang diikuti 30 peserta. Hanik berharap pelatihan pembuatan teh kantong herbal di Dusun Bulu Duwur itu dapat meningkatkan kesehatan masyarakat yang mudah terserang penyakit sehingga mencetak generasi muda yang memiliki sumber daya manusia lebih baik. 
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : muhammadiyah.or.id
- Dilihat 731 Kali
Berita Terkait

0 Comments