Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Senin, 20/03/2017 14:00 WIB

Camat dan Lurah Peraih PBB Tertinggi Dapat Penghargaan

Walikota Bekasi Serahkan hadiah bagi Kecamatan dengan Perolahan PBB terbanyak
Walikota Bekasi Serahkan hadiah bagi Kecamatan dengan Perolahan PBB terbanyak
BEKASI_DAKTACOM: Apel pagi, Senin (20/03) di rangkaikan pelantikan pejabat struktural eselon II dan penerimaan penghargaan Kecamatan dan Kelurahan PBB tercepat dan terbaik, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi,  Ahmad Syaikhu hadir dalam apel tersebut. 
 
Dalam memberikan reward penghargaan bagi korporasi wajib pajak PBB dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, juga diberikan kepada pihak Kecamatan maupun Kelurahan yang meraih perolehan tertinggi pendapatan PBB- nya.
 
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi, yang diberikan kepada Kecamatan maupun Kelurahan berupa bonus hadiah Sepeda Motor. Hadiah tersebut diberikan usai Apel Pagi di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (20/3).
 
Saat ini Pemerintah Kota Bekasi memiliki target PAD pada sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang cukup tinggi untuk pembangunan daerah. Karena itu pihaknya sangat berharap dukungan dari Masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
 
Kecamatan pondokmelati meraih perolehan tertinggi sebanyak Rp 5,4 milyar lebih atau 108,85 persen pada 2016 lalu. Selanjutnya, Kecamatan Bekasi Selatan menempati urutan kedua dengan capaian 18,3 milyar lebih atau 104,12 persen dan yang ketiga kecamatan Bekasi Timur sebanyak 9,4 milyar lebih atau 103,69 persen dari target pada tahun 2016.
 
Sementara untuk kecamatan dengan capaian PAD terendah ‘paling bawah’ adalah Kecamatan Jatisampurna sebanyak 12,5 milyar atau 93,67 persen, Kecamatan Pondokgede 9,3 milyar lebih atau hanya mencapai 95,87 persen dari target dan Kecamatan Rawalumbu hanya 13,1 milyar lebih atau 97,30 persen dari target pada 2016. Walikota Bekasi, memberikan tanda bendera hitam kepada pimpinan Camat dan Lurah yang meraih capaian PAD terendah.
 
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan yang memiliki dapat prestasi melampui target pendapatan PBB. “Bagi kecamatan yang target peraihan pendapatannya PBB belum maksimal agar dapat lebih baik lagi dalam kinerjanya, dan juga akan dibuatkan surat peringatan bagi mereka (kecamatan red) peraihan PBB terendah tersebut,” tegasnya.
 
Rahmat Effendi menambahkan, bagi kecamatan yang belum berprestasi dalam peraihan pendapatan PBB agar lebih ditingkatkan lagi kinerjanya. “Ini juga terkait menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dalam kinerjanya masih rendah,” terangnya.
 
“Kita sangat berharap agar masyarakat Kota Bekasi menunaikan kewajibanya tepat waktu. Apalagi sekarang banyak hadiah bagi warga yang bayar pajak paling awal,” jelas Rahmat Effendi.
 
Menurutnya saat ini Pemkot Bekasi memiliki target PAD yang cukup tinggi untuk pembangunan Kota Bekasi. Karena itu pihaknya sangat berharap dukungan dari Masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
 
Untuk tingkat kelurahan yang capaian PAD tertinggi adalah Kelurahan Jatikramat, Kelurahan Padurenan dan Kelurahan Mustikajaya. Sementara yang terendah adalah Kelurahan Jakasetia, Margajaya dan Kelurahan Harapan Mulya. Pada tahun 2016 lalu capaian PAD hampir mencapai 1,6 trilyun rupiah dan tahun ini naik menjadi 1,8 trilyun lebih.
 
Ditempat yang sama, Camat Pondokmelati, Ika Indah Yarti, mengatakan pihaknya meraih pendapatan PBB tertinggi pada tahun 2016 lalu, tak lepas dari kinerja para aparaturnya. “Upayanya adalah setiap pelayanan yang ada, pihak kecamatan selalu menyisihkan realisasi PBB kepada semua pemohon, dan saya fikir semua kecamatan juga melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
 
Selaun itu, masih kata Camat Ika, upaya yang kedua adalah bersurat bagi warganya yang belum melakukan kewajiban membayar PBB. “Selain itu, pihaknya seminggu sekali melakukan dor to dor penyisiran kerumah warga wajib pajak,” jelasnya.
 
Camat Pondokmelati, berharap peraihan tertinggi dalam perolehan pendapatan PBB diwilayahnya agar dapat dipertahankan ditahun selanjutnya. Sebab menurutnya, mempertahankannya yang sangat sulit dilakukan, namun dengan program inovasi kinerja aparaturnya yang maksimal dapat bekerja dengan baik terhadap pelayanan tersebut.
Reporter : Warso Sunaryo
Editor : Azeza Ibrahim
- Dilihat 537 Kali
Berita Terkait

0 Comments