Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 17/02/2017 10:45 WIB

Pencegahan Banjir Masih Menjadi Prioritas Utama Musrenbang Kecamatan Rawa Lumbu

Musrenbang Kota Bekasi 2018 di Kecamatan Rawalumbu
Musrenbang Kota Bekasi 2018 di Kecamatan Rawalumbu

BEKASI_DAKTACOM: Dengan tema berkarya melalui kreatifitas dan inovasi untuk terwujudnya Kota Bekasi Maju, Sejahtera, dan Ihsan saat ini, Kecamatan Rawa Lumbu menyaring usulan warga dan dinas terkait untuk pengembangan Kecamatan Rawa Lumbu ke arah lebih baik di tahun 2018.

"Saat ini banyak hal baru yang harus di lakukan pada Musrenbang, usulan dan budget harus disesuaikan kebutuhan, pengembangan kreatifitas ekonomi masyarakat harus diutamakan. Pengembangan usulan harus di barengi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan sesuai kondisi lapangan ," ungkap Kepala Bidang Sosial Budaya, Bappeda Kota Bekasi Eka Hidayat.

Kecamatan Rawa Lumbu juga diminta memiliki data yang tepat dan akurat terkait kondisi warga, lingkungan, kesehatan, dan pendidikan serta ekonomi agar nantinya usulan Musrenbang dapat berimbang dan tepat sasaran.

"Permasalahan kemiskinan ,pengangguran dan infrastruktur serta kesehatan dan sosial budaya dapat di gunakan sebagai tumpuan atau potret wilayah," ungkapnya lagi.

Pada Musrenbang Kecamatan nantinya usulan akan ditampung untuk masuk dan dikembangkan pada Musrenbang tingkat Kota Bekasi. Kordinasi dengan SKPD terkait juga menjadi salah satu kunci dan barometer suksesnya musrenbang.

"Semua harus dilakukan perencanaan dari awal, ada sinkronisasi dengan pihak SKPD dan Masyarakat," pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bekasi, Solihin mengakui banyak usulan dalam Musrenbang tingkat Kelurahan dan Kecamatan tidak dapat dilakukan sesuai target. Menurut Solihin kendala utama adalah dengan anggaran yang ada di Kota Bekasi.

"Camat harus dapat mengawal usulan dari Musrenbang, jangan sampai yang penting itu hilang," ungkap Solihin yang juga ketua DPD PPP Kota Bekasi.

Camat Rawa lumbu, Junarsih mengakui masih banyak masalah yang ada di Kecamatan Rawa Lumbu. Masalah utamanya adalah masih adanya titik banjir di beberapa titik kelurahan yang ada. Meskipun sudah dibuat satu lokasi folder air di Pengasinan.

"Pada tahun Inovasi dan Kreatifitas tahun 2018, saya akan kawal semua usulan warga . Saya juga sangat apresiasi bagi warga Rawa Lumbu ini. Hal ini karena semuanya sudah bermusyawaran dan diskusi terkait usulan warga," ungkap Junarsih.

Junarsih mengakui kegiatan tidak dapat dilaksanakan semua namun ia juga berharap usulan penambahan sarana pencegahan banjir, penambahan ruang publik seperti taman dan penambahan puskesmas serta sekolah dapat di lakukan pada 2018.

"Saya yakin semuanya sudah masuk dalam E-Planning," tegasnya.

Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 202 Kali
Berita Terkait

0 Comments