Pilkada Serentak /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 10/02/2017 16:49 WIB

JPPR: Permasalahan Data Pemilih Selalu Hantui Pilkada

Ilustrasi e KTP
Ilustrasi e KTP
BEKASI_DAKTACOM: Sebanyak 101 daerah di Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak pada 15 Februari 2017. Salah satu agendanya yakni memilih Gubernur DKI Jakarta dan Bupati Bekasi.
 
Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz menjelaskan penerapan pendidikan politik kepada masyarakat sangat penting menyongsong Pilkada serentak yang akan segara bergulir. 
 
“Tantangan menjelang proses pemilihan adalah berkaitan hak pilih, karena pemerintah memberikan arahan bahwa E-KTP dijadikan dasar untuk pemutakhiran data pemilih. Padahal banyak permasalahan dalam kartu tersebut, ada informasi penemuan sekian ribu data ganda  dan E-KTP palsu,” ujarnya saat dikonfirmasi Radio Dakta, Jumat (10/2).
 
“Menurut saya dalam sejarah Indonesia, permasalahan data pemilih tidak pernah tuntas, apalagi sudah dalam E-KTP. Permasalahan seperti proses perekaman, membutuhkan surat keterangan, hingga sudah memiliki E-KTP namun belum terdaftar segera untuk diselesaikan,” tambahnya.
 
Masykurudin Hafidz meminta agar Petugas TPS mengecek dan mempelajari daftar pemilih dilingkungannya, jika ada yang mencurigakan bisa ditandai atau jadikan catatan. 
 
Dirinya menambahkan agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditempel pada papan pengumuman.
 
Terakhir, peduli dengan tinta dan pastikan berkualitas dengan baik mampu bertahan dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.  Karena tinta untuk mengetahui pemilih mana yang sudah dan belum  menunaikan hak politiknya. 
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 465 Kali
Berita Terkait

0 Comments