Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 26/01/2017 10:00 WIB

PTKI dan BSM Jalin Kerjasama Pengembangan Ekonomi Syariah

Pimpinan PTKI dan Ditur Bank Syariah Mandiri tandatangani MoU Pengembangan Ekonomi Syariah saat IIUC
Pimpinan PTKI dan Ditur Bank Syariah Mandiri tandatangani MoU Pengembangan Ekonomi Syariah saat IIUC
YOGYAKARTA_DAKTACOM: Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan Bank Syariah Mandiri (BSM) menjalin kerjasama pendidikan dalam mengembangkan perekonomian syariah. Nota kesepahaman (MoU) kerjasama ini ditandatangani oleh para pimpinan PTKI dengan Dirut BSM pada acara Indonesian Islamic University Conference (IIUC) di Yogyakarta.
 
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik kerjasama ini. "Kerjasama yang diprakarsai UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta menunjukkan adanya semangat bersama dalam membangun ekonomi syariah, sehingga akan tercipta sinergisitas yang kuat dalam perkembangan ekonomi syariah di Tanah Air," terang Menag saat memberikan sambutan pembukaan IIUC, Rabu (25/01).
 
Menag menilai, kerjasama kedua belah pihak memiliki nilai lebih. Melalui kerjasama ini, dana pendidikan perguruan tinggi dapat dikelola dengan baik oleh BSM. Dari situ, perguruan tinggi akan mendapatkan manfaat dari penempatan dananya di BSM.
 
"Inilah yang ingin kita kembangkan. Alhamdulillah tadi kita saksikan ada penandatanganan MoU antara BSM dengan seluruh perguruan tinggi," ujar Menag.
 
Tidak sekedar manfaat, kerjasama ini juga menjadi bagian dari partisipasi Kementerian Agama dalam ikut mengembangkan perbankan syariah dan kajian ekonomi syariah. Menurutnya, bidang keilmuan ekonomi syariah perlu dikembangkan di PTKI agar kebermanfaatanya jauh lebih luas sehingga dapat mengubah persepsi yang kurang tepat tentang ekonomi syariah.
 
"Perguruan Tinggi Keagamaan Islam atau PTKI memerlukan kurikulum ekonomi syariah sebagai platform agar alumninya berkualitas dan diakui oleh pasar kerja," terang Menag.
 
Dalam rangka memperkuat kajian ekonomi syariah di PTKI, lanjut Menag, Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menerbitkan izin penyelenggaraan 101 Progam Study ekonomi Syariah, Muamalat, serta Perbankan Syariah. Pembukaan prodi ini salah satu tujuannya adalah memperkuat ilmu pengetahuan mahasiswa PTKI akan sistem ekonomi syariah.
 
"Minimal (mahasiswa) mengerti istilah mudharabah, takaful, musyarakah, mutanaqishah, aqad, dan masih banyak (istilah perbankan syariah) lainnya," terang Menag.
 
Dirut BSM Agus Sudiarto mengatakan, kerjasama ini akan membantu PTKI untuk mencapai level akademik dan penguatan finansial. Dia berharap, kerjasama ini juga dapat membantu pembangunan ekonomi umat di Indonesia. "Semoga perekonomian syariah juga dapat mengangkat saudara-saudara kita yang berada di garis kemiskinan," terang Agus.
 
Minimnya sosialisasi dari Bank Syariah tentang perekonomian suariah, menurut Agus sebagai salah satu kendala yang harus terus diatasi. Melalui masyarakat kampus, Agus berharap proses sosialisasi akan lebih luas sehingga akan lebih banyak masyarakat yang memahami sistem ekonomi syariah.
 
Kerjasama Kementerian Agama dengan perbankan syariah sudah berjalan sejak lama, utamanya dalam konteks pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Dengan MoU ini, kerjasama antara BSM dan Kemenag akan terus dikembangkan pada sektor biaya pendidikan/setoran biaya kuliah.
 
Indonesian Islamic University Conference diprakasi UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta dan menjadi gelaran konferensi yang pertama. Acara yang dihadiri pimpinan PTKI, Negeri dan Swasta, ini akan berlangsung dari sampai 27 Januari 2017. Tampak hadir juga dalam pembukaan IIUC, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yudian Wahyudhi, selaku tuan rumah dan Presiden of Islamic Develoment Bank Bandar M.H Hajjar.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : Kemenag.go.id
- Dilihat 362 Kali
Berita Terkait

0 Comments