Internasional / Eropa /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 19/11/2016 14:00 WIB

Muslim Indonesia se-Jerman Apresiasi Aksi 411

Bendera Jerman
Bendera Jerman
KARLSRUHE_DAKTACOM: Komunitas Muslim Indonesia yang tinggal di Jerman mengeluarkan pernyataan sikap atas peristiwa penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Poernama alias Ahok.
 
Pernyataan sikap tersebut dirilis pada 12 November 2016 di Karlsruhe. Sebab itu, rilis tersebut disebut dengan Risalah Karlsruhe, lapor JITU Islamic News Agency.
 
Risalah ini ditandatangani dan dibacakan oleh sejumlah tokoh dan komunitas Muslim Jerman seperti Haikal Akbar Sulaeman dari Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia se-Jerman, Tito Prabowo selaku Ketua Masjid Indonesia Frankfurt, Dimas Abdirama dari Vorstandsvorsitzende IWKZ e.V. Masjid Al-Falah Berlin. Juga diikuti oleh Fathi Thooriq BZ, Koordinator Muslim Indonesia Kaiserslautern dan Muhammad Ihsan Karimi, Ketua Ngaji Stuttgart.
 
“Setelah mencermati rangkaian perkembangan aktual di tanah air berkaitan dengan kehidupan berbangsa, bernegara yang dilandasi oleh semangat Pancasila yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, maka bersama ini masyarakat muslim Indonesia di Jerman bermaksud menyampaikan pandangan sebagai berikut:
 
Pertama, menghimbau kepada semua elemen bangsa untuk terus berjuang menjaga persatuan Indonesia, serta kepada seluruh umat Islam agar menjaga dan mengedepankan semangat ukhuwah Islamiyah sebagai salah satu ikatan terkuat dalam menjaga keutuhan NKRI, tulis Risalah Karlsruhe.
 
Kedua, mendukung adanya penegakan supremasi hukum yang diliputi oleh semangat keadilan, berlandaskan aturan perundangan yang berlaku, serta meminta kepada aparatur penegak hukum agar tidak menunda-nunda pelaksanaan proses hukum yang dapat berakibat tergerusnya kepercayaan publik.
 
Ketiga, Risalah Karlruhe mendukung secara penuh berbagai cara penyampaian aspirasi yang damai dan tertib melalui jalur-jalur yang dilindungi oleh hokum. 
 
“Sekaligus memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas aksi 411 sebagai salah satu tonggak sejarah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hukum,” tutupnya.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : Rilis JITU Islamic News Agency
- Dilihat 634 Kali
Berita Terkait

0 Comments