Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 10/03/2015 15:05 WIB

Disnaker Kota Bekasi Optimis Dapat Menempatkan 50 Ribu Tenaga Kerja

BEKASI_DAKTACOM: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi terus berupaya mewujudkan visi misi Pemerintah Kota Bekasi untuk mencapai 50 ribu kesempatan dan penempatan kerja bagi warga Kota Bekasi yang belum memperoleh pekerjaan.

Program penyerapan 50 ribu tenaga kerja ini tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi 2013-2018 mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan. Hal ini juga menjadi komitmen Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi dan Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaijhu serta didukung jajaran instansi terkait.

Untuk menginformasikan hal ini, Disnaker melakukan dialog interaktif di salah satu radio swasta di Bekasi, Senin, (9/3).

Kepala Bidang Penempatan Kerja pada Disnaker Kota Bekasi Sajekti Rubiah mengatakan pada kurun waktu dua tahun terakhir ini sebanyak 37 ribu pencari kerja telah memperoleh pekerjaan dari berbagai bidang yang difasilitasi pemerintah dan pihak swasta. Oleh karena itu dengan dukungan perab swasta ini bukan hal yang mustahil, Pemkot Bekasi  mampu menyerap 50 ribu tenaga kerja hingga akhir RPJMD.

"Tahun pertama telah ditempatkan pencari kerja sekitar 16 ribu dari 21 ribu kesempatan kerja. Di tahun kedua 21 ribu dari 26 ribu kesempatan kerja yang disediakan. Sekarang kita memasuki tahun ketiga RPJMD dan terus berusaha wujudkan 50 ribu penyerapan tenaga kerja. Kita harus terus optimis tercapai," kata Kabid Penempatan Kerja Sajekti Rubiah.

Dari jumlah penyerapan tersebut diantaranya dilakukan melalui bursa kerja atau jobfair,  penempatan kerja ke luar negeri dan forum Bursa Kerja Khusus (BKK) yang ada di sekolah kejuruan dan perguruan tinggi di Bekasi.

"Kita memfasilitasi pencari kerja dengan penerima kerja atau pihak perusahaan. Bursa kerja ini rutin dilakukan dua kali dalam setahun. Biasanya usai kelulusan sekolah di Kota Bekasi di bulan Juli dan Oktober," ucap Sajekti.

"Untuk BKK yang ada sekarang berjumlah 50 BKK yang akan memonitor lulusan siswa sekolah kejuruan dan perguruan tinggi untuk mendapatkan kesempatan kerja. Tercatat sekitar 800 pencari kerja yang masuk perusahaan swasta yang membutuhkan lulusan sekolah kejuruan ," lanjut dia.

Disnaket Kota Bekasi juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk memberikan bekal soft skill melalui seminar tenaga kerja dan balai pelatihan. Hanya yang menurut dia, tidak kalah penting juga pembekalan dalam syarat masuk suatu perusahan.

"Banyak kesempatan kerja. Untuk itu para pencari kerja perlu meningkatkan kepercayaan diri, komitmen dalam bekerja dan tepat waktu. Selain membutuhkan kemampuan skill untuk mendukung perusahaannya, banyak perusahaan juga membutuhkan poin penting soft skill tersebut untuk menerima pencari kerja," harap Sajekti Rubiah.

Kabid Penempatan Kerja Sajekti Rubiah juga mengimbau para pencari kerja membuat kartu pencari kerja atau AK-1/kartu putih sevagai salah satu syarat perusahaan menerima pencari kerja. Kartu Putih itu kata dia diperoleh secara gratis hanya dengan mendaftarkan diri ke Kantor Disnaker Kota Bekasi Jalan Ahmad Yani dengan membawa foto kopi KTP Kota Bekasi, foto kopi ijasah pendidikan terkahir, dan foto diri ukuran 3x4.

"Kartu ini menjadi salah satu syarat melamar kerja dan melalui kartu ini diketahui jumlah pencari kerja di Kota Bekasi. Kita akan terus memonitor melalui data kartu ini dan diberikan gratis. Pembuatannya pun kurang dari 10 menit," ungkap Sajekti. (goeng)***



Editor     : Imran Nasution

Editor :
- Dilihat 877 Kali
Berita Terkait

0 Comments