Ionasis /
Follow daktacom Like Like
Senin, 22/08/2016 17:03 WIB

Teknologi Nano Ionasis Family Water Bantu Penyembuhan Katarak

Terapi Katarak dengan Menggunakan Ionasis Family Water
Terapi Katarak dengan Menggunakan Ionasis Family Water
BEKASI_DAKTACOM: Walau belum diketahui secara pasti, tenaga medis menilai bahwa seiring bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata akan berubah, termasuk kandungan airnya. Inilah yang memungkinkan lensa mata yang tadinya bening, berubah menjadi keruh.
 
Perubahan lensa dari jernih menjadi keruh inilah yang disebut dengan katarak. Meski demikian, ada beberapa faktor lain yang akan mempertinggi risiko seseorang terkena katarak.
 
Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 210.000 penderita baru yang muncul setiap tahun. Dan lebih dari 50% kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak.
 
Katarak umumnya menyerang kedua mata penderita dengan tingkat keparahan yang mungkin berbeda-beda dan tidak bersamaan. Penyakit ini dapat berkembang selama bertahun-tahun dan tanpa terasa oleh penderitanya.
 
Oleh sebab itu, dokter biasanya akan menjalankan operasi untuk memulihkan penglihatan pasien yang terganggu akibat pemburaman yang terjadi di lensa mata.
 
Namun, Satori, penderita katarak berumur 76 tahun memberi pernyataan yang unik soal bagaimana ia bisa pulih dari penyakitnya dengan bantuan Ionasis Family Water.
 
"Saya gunakan Ionasis dengan cara diteteskan ke mata dan sesekali di rendam, dan dalam tempo yang cukup singkat perlahan penglihatan saya menjadi normal dan dapat melihat dengan jelas," paparnya.
 
Hal ini dikarenakan Ionasis Family Water memiliki kemampuan untuk meremajakan sel-sel dalam tubuh berkat molekul nano yang terkandung dapat meresap kedalam sel dengan lebih mudah karena ukurannya yang sangat kecil.
 
Dan dengan bentuk kristal Hexagonal yang mengandung kadar oksigen tinggi, proses peremajaan dan pemulihan sebuah sel rusak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat.  Ionasis Family Water sendiri dapat diperoleh di Radio Dakta Jl. Agus Salim 77 Kota Bekasi atau dengan menghubungi (021) 8807426/27.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 2568 Kali
Berita Terkait

0 Comments