Nasional / Pendidikan /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 04/10/2023 17:20 WIB

Sebanyak 1.299 Mahasiswa Diwisuda, Ubhara Jaya Siap Cetak Lulusan Berintegritas

Ubhara Jaya Gelar Dies Natalis dan Prosesi Wisuda ke 28 Sarjana dan Pasca Sarjana.foto IST
Ubhara Jaya Gelar Dies Natalis dan Prosesi Wisuda ke 28 Sarjana dan Pasca Sarjana.foto IST

JAKARTA, DAKTA.COM - Menghadapi tahun politik dan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan nasional, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) siap hadirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kecerdasan secara akademik, melainkan juga integritas dalam menghadapi dinamika global yang selalu berubah dan menuntut adaptasi yang cepat.

 

Hal ini ditegaskan Rektor Universitas Bhayangkara, Irjen Pol (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., saat memberikan sambutan dalam rangka Dies Natalis dan Wisuda ke 28 Sarjana dan Pasca Sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023 yang berlangsung di Auditorium Ubhara Jaya, Selasa Pagi (03/10)

 

“Dalam beberapa bulan ke depan, menjelang tahun 2024, kita memasuki tahun politik dimana setiap individu memainkan peran dalam menentukan arah masa depan bangsa. Kesiapan para wisudawan menghadapi dinamika kehidupan bernegara menentukan masa depan bangsa, termasuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang hak dan kewajibannya,” ucap Rektor di depan para wisudawan dan sidang senat terbuka Ubhara Jaya.

 

Rektor Ubhara Jaya juga menekankan kepada wisudawan pentingnya memahami perbedaan pendapat dan pandangan politik agar dapat mencegah polaritas dan intoleransi, “Mendengarkan dan menghargai pandangan orang lain untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi serta menjunjung nilai sekuriti sebagai identitas yang melekat pada Visi Ubhara Jaya,” jelas Rektor seraya menambahkan poin kolaborasi sebagai kunci keberhasilan dengan kemampuan beradaptasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak dari berbagai latar belakang, akan menjadi aset berharga bagi para lulusan Ubhara Jaya menghadapi dinamika kehidupan masa depan.

 

Pada semester ini, Ubhara Jaya meluluskan sebanyak 1.299 lulusan yang merupakan lulusan terbanyak yang pernah dihasilkan dalam satu semester sepanjang sejarah. Para lulusan ini berasal dari Program Sarjana dan Magister dari 7 Fakultas, yakni:

  1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 378 wisudawan S1 dan 15 wisudawan S2
  2. Fakultas Hukum sebanyak 91 wisudawan S1 dan 35 wisudawan S2
  3. Fakultas Teknik sebanyak 185 wisudawan
  4. Fakultas Ilmu Komunikasi sebanyak 234 wisudawan
  5. Fakultas Psikologi sebanyak 128 wisudawan
  6. Fakultas Ilmu Pendidikan sebanyak 68 wisudawan
  7. Fakultas Ilmu Komputer sebanyak 165 wisudawan

 

Rektor Ubhara Jaya juga menyebutkan bahwa yang menjadikan salah satu perbedaan dan kebanggaan dalam wisuda kali ini adalah untuk pertama kalinya Ubhara Jaya telah meluluskan mahasiswa asing.

 

 

“Dalam prosesi wisuda yang digelar secara khusus sebelumnya, pada Jumat 29/9) lalu, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), Fakultas Ilmu Pendidikan, Ubhara Jaya, dengan bangga, telah meluluskan mahasiswa asing pertama kali atas nama Lee Guihan. Lee Guihan menjadi salah satu dari mahasiswa asing asal Korea Selatan yang menempuh kuliah di Ubhara Jaya sejak 1 Maret 2018,” jelas Rektor Ubhara Jaya dalam keterangan tambahannya kepada media.

 

Acara Dies Natalis ke-28 dan Wisuda Sarjana serta Pasca Sarjana Ubhara Jaya ini, dihadiri pula oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., yang memberikan apresiasi atas kolaborasi yang kuat telah dijalin dengan Ubhara Jaya dalam peningkatan kualitas dan mutu pendidikan. Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta memberikan harapannya kepada para wisudawan agar mampu menyiapkan diri menjadi pribadi berintegritas yang siap memasuki dunia kerja.

 

Rangkaian Dies Natalis dan Wisuda ke 28 Ubhara Jaya menjadi bertambah spesial dengan adanya pemberian ucapan selamat dan dukungan kepada mahasiswa yang disampaikan melalui video khusus yang dikirimkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam video singkatnya, Menparekraf Sandiaga Uno menyapa dan memberikan dukungan kepada para wisudawan yang merupakan generasi muda milenial untuk dapat berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif yang menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia saat ini.

 

Sementara itu, dalam sambutan yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Brata Bhakti, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Drs. Chairuddin Ismail, S.H. M.H., memberi penekanan kepada wisudawan untuk mengedepankan pola kepemimpinan egaliter dan persuasif dalam menjalankan perannya di lapangan dengan memperhatikan budaya Indonesia sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas, “Kembangkan pengetahuan kalian tentang sekuriti yang diperoleh selama belajar di Ubhara Jaya, sehingga mampu berperan serta dalam mendukung tugas-tugas  Kepolisian di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucap Ketua Dewan Pembina YBB.

 

Rangkaian Prosesi Dies Natalis dan Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana Ubhara Jaya juga ditandai penyampaian orasi ilmiah dengan tema “Peran Alumni Berintegritas Menghadapi Tahun Politik dan Keberlanjutan Pembangunan Nasional dalam Dinamika Global,” yang disampaikan Prof. Dr. Ir. Illah Sailah, M.S., Guru Besar Institut Pertanian Bogor. Dalam orasinya, Prof. Sailah menyatakan bahwa saat ini Indonesia berdiri di ambang tahun politik baru dan menjelajahi medan yang kompleks dalam pembangunan nasional, dimana integritas muncul sebagai salah satu pilar kritis.

 

“Di era VUCA (Volatile, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dan dalam dunia yang terus berubah dengan cepat, peran para lulusan dalam membentuk masa depan Indonesia dan komunitas global tidak dapat dianggap sepele. Perasaan bahwa kita sedang “baik-baik saja” tidak boleh lagi dipelihara, sebab akan membuat kita berada dalam comfort zone (zona nyaman). Sementara di luar sana sedang terjadi perubahan yang dahsyat baik dari sisi teknologi, politik, sosial dan ekonomi serta lingkungan,” ucap Profesor Sailah.

 

Lebih jauh, Profesor perempuan di bidang Teknologi Pertanian IPB ini menegaskan jika Indonesia, sebagai negara kepulauan yang beragam di Asia Tenggara, merencanakan jalannya melalui kompleksitas transisi politik, kemajuan ekonomi, dan tata kelola lingkungan, maka kompas moral para lulusannya menjadi sangat penting, “Integritas, yang mencakup prinsip-prinsip seperti kejujuran dan tanggung jawab, adalah fondasi utama untuk membangun masa depan yang berkelanjutan yang akan memakmurkan bangsa,” tegasnya.

 

Reporter : Warso Sunaryo
Sumber : jaenuddin ishaq
- Dilihat 775 Kali
Berita Terkait

0 Comments