Nasional / Ekonomi /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 07/09/2022 11:12 WIB

Resmikan Gedung Baru, Bank Syariah Artha Madani Siapkan Layanan Personal Banking

Plt.Wali Kota Bekasi foto bersama jajaran pimpinan BPRS Artha Madani
Plt.Wali Kota Bekasi foto bersama jajaran pimpinan BPRS Artha Madani

BEKASI, DAKTA,COM - Bank Syariah Artha Madani secara resmi melaunching Icon baru di usia ke 17 pada tahun 2022 sebagai bentuk dari pengembangan bisnis perusahaan. Icon Baru yang diresmikan ini berupa Gedung baru bernuansa eropa dan timur tengah yang dinamai dengan Graha BPR Syariah Artha Madani.

 

Peresmian Graha ini dilakukan secara digital oleh Plt (Pelaksana Tugas) Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kepala Kantor OJK KR 1 Jakarta Banten Roberto Akyuwen dan Direktur Utama PT BPR Syariah Cahyo Kartiko di kantor Pusat PT. BPR Syariah Artha Madani, Jl. KH Noer Ali No. 48, Kalimalang-Kota Bekasi.

 

Cahyo Kartiko Direktur Utama PT. BPR Syariah Artha Madani menerangkan bahwa Graha BPR Syariah Artha Madani dihadirkan dengan konsep personal banking syariah. Konsep ini dihadirkan untuk meningkatkan trust dan kenyamanan kepada nasabah untuk mendapatkan jasa keuangan syariah khususnya di kota Bekasi.

 

“Graha BPR Syariah diresmikan dalam rangka menghadirkan pelayanan priority kepada calon nasabah. Ini bentuk transformasi pelayanan kami di BPR Syariah Artha Madani dalam membangun bisnis yang lebih luas dalam meningkatkan trust kepada masyarakat,” ujar Cahyo.

 

Menurutnya, konsep yang dihadirkan BPR Syariah Artha Madani ini mungkin yang pertama di industry BPR Syariah. Konsep ini memang telah lebih dulu dilakukan oleh bank umum dengan priorty banking namun personal banking mempunyai kedekatan yang lebih dalam memberikan pelayanan kepada para calon nasabah.

 

“Pelayanan BPR Syariah harus bisa unggul dan setara dengan bank umum agar memberikan efek yang lebih luas kepada masyarakat agar mengenal BPR Syariah sebagai layanan jasa keuangan. Ini bagian dari branding besar kami agar masyarakat teredukasi, ungkap Cahyo.

 

Dilanjutkanya, Artha Madani sebagai sebuah layanan jasa perbankan syariah yang hadir sejak 5 tahun lalu melihat potensi besar terhadap kemajuan kota Bekasi. Sebagai penopang Ibukota, Bekasi  terus berbenah sebagai kota metropolitan seperti Jakarta.

 

“Ini sinyal kuat yang kami lihat bahwa potensi market Bekasi ke depanya besar. Maka dari sekarang kami siapkan layanan untuk menjangkau kebutuhan dari pesatnya ekonomi masyarakat di Bekasi,” ujar Cahyo.

Untuk itulah Kata Cahyo, Peresmian Graha BPR Syariah ini merupakan sebuah pondasi menuju visi dan misi yang lebih besar kedepan yakni mencatatkan asset sebesar Rp 500 miliar pada tahun 2025. Ini sudah dimulai ditahun 2020 dengan kondisi covid, pertumbuhan asset perusahaan bisa naik ditengah ekonomi melandai.

 

“Alhamdulillah pada tahun 2020 kami mencatatkan asset sebesar 199 Milyar dan kemudian berlanjut pada akhir tahun 2021 aset kami sudah tembus di Rp 265 miliar. Dan semester pertama tahun ini aset kami naik sebesar Rp 299 miliar. Ini modal kami menuju tahun 2025 bisa menembus asset Rp 500 miliar,” ucap Cahyo.

 

Selain itu pula kepercayaan masyarakat terhadap BPR Syariah Artha Madani juga terlihat dengan peningkatan dana pihak ketiga dari tahun ke tahun. Di tahun 2020, DPK tumbuh 15 persen sebesar  Rp 172,8 Miliar. Kemudian pada tahun 2021 kembali tumbuh hingga Rp 243,27 Miliar

 

“Dua tahun semasa covid DPK Kami tumbuh baik. Selain kepercayaan masyarakat yang sangat besar, maka kami juga membenahi sisi pelayanan. Hingga semester pertama ditahun ini DPK kami naik 12 persen sebesar Rp 272,94 miliar.

 

Sedangkan dari sisi penyaluran pembiayaan, Bank Syariah Artha Madani mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan menggarap sektor perumahan sebagai bisnis utama. Sektor UMKM yang dulunya mulai tumbuh bagus tidak kuat menghadapi gejolak pandemic sehingga perubahan bisnis ini dilakukan.

 

“Pembiayaan kami mulai di tahun 2020 tembus Rp 142,64 Miliar dan terus meningkat ditahun 2021 sebesar Rp 175,23 Miliar Dan pada semester pertama tahun 2022 telah mencapai Rp 206,85 Miliar. Kira-kira setiap tahun kami tumbuh 26% Persen dalam dua tahun terakhir,” tutup Cahyo.

 

Reporter : Jaenudin Ishaq
- Dilihat 672 Kali
Berita Terkait

0 Comments