Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 02/09/2022 08:00 WIB

Sopir Truk Maut di Bekasi Hilangkan 10 Nyawa Berujung Status Tersangka

kecelakaan truk kontainer di bekasi 1
kecelakaan truk kontainer di bekasi 1

 

DAKTA.COM -  Polisi telah menetapkan AS (30), sopir truk trailer sebagai tersangka kasus kecelakaan maut di Jl Sultan Agung, Kota Bekasi. AS dinilai telah lalai dalam berkendara sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Penetapan tersangka AS ini dilakukan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota setelah melakukan gelar perkara. AS dijerat dengan pasal 310 UU No.22 Tahu 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).


Sopir Truk Ditahan Polisi

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki mengatakan pihaknya telah menetapkan sopir truk trailer maut itu sebagai tersangka dan ditahan. Polisi menetapkan AS sebagai tersangka dengan sejumlah alat bukti.

Sopir Truk Terancam 6 Tahun Penjara

Polisi menjerat AS, sopir truk trailer maut di Bekasi dengan Pasal 310 ayat (4) UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas. (Ancaman hukuman, red) 6 tahun (penjara, red)," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Agung Pitoyo kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).

Berikut bunyi pasal 310 ayat (4):

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah)."
Kondisi Truk Laik Jalan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan investigasi terkait kecelakaan maut di Bekasi. Hasil investigasi KNKT menyatakan truk tidak mengalami masalah.

"Tadi kami melakukan pemeriksaan kendaraan. Dari hasil pemeriksaan, semua sistem rem bekerja bagus tidak ada kerusakan sama sekali," kata senior investigator KNKT Ahmad Wildan saat dihubungi, Kamis (1/9/2022).

Ahmad mengatakan, secara keseluruhan truk trailer yang dikemudikan sopir bernama AS (30) tersebut layak jalan.

"Secara keseluruhan layak jalan dan tidak ada masalah dalam pengereman," ujarnya.


 

 

Sumber : DETIK.COM
- Dilihat 652 Kali
Berita Terkait

0 Comments