Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 20/11/2021 15:45 WIB

Pelatihan Budikdamber AWI-Laznas Dewan Dakwah Kota Bekasi Hadirkan Solusi Ketahanan Pangan Keluarga

AWI dan Laznas Dewan Dakwah gelar pelatihan Budikdamber
AWI dan Laznas Dewan Dakwah gelar pelatihan Budikdamber

BEKASI. DAKTA.COM - Kolaborasi dana penyaluran zakat, sedekah dari Laznas Dewan Dakwah Kota Bekasi dan pengelolaan dana wakaf produktif Amazing Wakaf Indonesia - AWI telah menghasilkan kerjasama Pelatihan dan Praktek Budidaya Ternak Ikan dan Tanam Sayur dalam Ember atau yang dikenal dengan Budikdamber.

Metode Budikdamber Plus diperkenalkan AWI sebagai salah satu pilihan solusi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan menyediakan bahan pangan dari rumah-rumah keluarga itu sendiri.

Usaha untuk menyadarkan kembali bahwa potensi sumber pangan itu dapat berasal dari rumah masing-masing harus segera dilakukan. Salah satunya dengan mengenalkan dan mengelola media tanam Budikdamber.

“Kami bersama-sama seluruh entitas masyarakat yang peduli, berupaya untuk mengembalikan semangat Bapak Ibu dengan memberikan modal berupa media ternak ikan lele dan tanam sayuran. Sehingga manfaat dari dana zakat dan sedekah yang dipercayakan kepada kami akan sangat berguna,” kata Direktur Laznas Dewan Dakwah Tjaturadi Walujo di kantor lembaga wakaf AWI, Sabtu (20/11).

Dalam sambutannya, Direktur Amazing Wakaf Indonesia, Andi Riza berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan ini dan menjadikan juga sebagian hasilnya sebagai sedekah jariyah sehingga mendatangkan pahala bagi para ahli sedekahnya.

“Semoga program ini memberikan manfaat secara berkelanjutan,” ucap Andi.

Masa pandemi covid-19 telah memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya persediaan bahan pangan. Kerjasama program Laznas Dewan Dakwah dan AWI merupakan langkah awal untuk terus melakukan penyadaran dengan penyuluhan dan praktek langsung.

Hadir juga peserta dari santri pesantren tahfidz Al Qur’an yang akan menerapkan metode Budikdamber ini untuk kebutuhan konsumsi para santri dan pengelolanya. Keunikannya, metode ini akan mengurai polusi bau yang biasa dihasilkan dari ternak ikan lele ini, namun tetap dengan biaya yang hemat.

 

Reporter : Jaenudin Ishaq
- Dilihat 386 Kali
Berita Terkait

0 Comments