Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Senin, 22/02/2021 16:20 WIB

Dakta Peduli Salurkan Paket Sembako Korban Banjir di Kedungwaringin, Bekasi

Dakta Peduli Salurkan Paket Sembako di Kadungwaringin Bekasi
Dakta Peduli Salurkan Paket Sembako di Kadungwaringin Bekasi
KEDUNGWARINGIN, DAKTA - Radio Dakta melalui lembaga Dakta Peduli bersama Yakesma menyalurkan paket sembako kepada warga korban banjir di Desa Karang Sambung, Kedungwaringin, Bekasi.
 
Bantuan ini, merupakan kiriman dari pendengar setia Dakta yang menitipkan amanahnya untuk disalurkan kepada warga yang terkena bencana banjir.
 
"Hari ini di Desa Karang Sambung kita membagikan sembako seperti roti, beras, mi instan, nasi box, air mineral dan minyak goreng. Ini Alhamdulillah bantuan dari pendengar Dakta yang diamanahkan untuk dibagikan kepada warga korban banjir," jelas Koordinator lapangan, Dakta Peduli, Syifa Faradila dilokasi korban banjir, Senin (22/2).
 
Untuk menuju lokasi ini, lanjut Syifa tim Dakta Peduli harus melewati genangan banjir dan medan jalan yang rusak. "Bagaimana pun ini amanah harus disalurkan. Kenapa kita salurkan kesini, karena kondisinya masih parah dan kurang tersentuh bantuan dari Pemda," pungkasnya.
 
 
Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Desa Karang Sambung, Tri Ruli Lesmana menyambut baik bantuan yang dikirimkan melalui Dakta Peduli.
 
"Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Dakta. Ini sangat bermanfaat sekali buat warga disini. Terima kasih," ujar Kades Karang Sambung, Ruli. 
 
Menurut Ruli, ada 800 warga di Desa Karang Sambung, menjadi korban banjir dan masih membutuhkan uluran tangan dari donatur.
 
Selain di Desa Karang Sambung, tim Dakta Peduli yang menyalurkan bantuan ke Desa Bojong Sari yang mengalami banjir akibat hujan deras dan luapan tanggul sungai Citarum jebol beberapa hari lalu. 
 
"Ada 9.586 jiwa diwilayah saya yang warganya terkena dampak dari banjir. Wilayah Bojong Sari ini, terdiri dari 1 desa 18 Rt, 8 Rw dan 3 dusun," papar Kades Bojong Sari, Mulyana saiful.
 
Dampak banjir, warganya mengungsi dan ada juga yang bertahan. 
 
Hingga saat ini, meski air sudah mulai surut akan tetapi warga masih membutuhkan bantuan dan alat kebersihan untuk membersihkan sisa - sisa lumpur.
Reporter : Jaenudin Ishaq
- Dilihat 165 Kali
Berita Terkait

0 Comments