Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 21/01/2021 10:23 WIB

Harga Daging Sapi Naik, Rumah Potong Hewan Milik Kota Bekasi Sepi Aktivitas

RPH Kota Bekasi
RPH Kota Bekasi
BEKASI, DAKTA.COM - Kegiatan pemotongan hewan di RPH Kota Bekasi sudah berhenti sejak Selasa (19/1) kemarin karena pedagang mogok. 
 
"Kami sebetulnya sudah standby sampai pukul 01.00 pun di sini karena memang di sini (RPH) pemotongan pada malam hari. Tapi tidak ada kegiatan dan pemotongan," kata Muhammad Subarkah, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan Kota Bekasi kepada Dakta, Kamis (21/1). 
 
Biasanya dalam satu hari pihaknya memotong 18 sampai 20 sapi kiriman para pengusaha daging. Setelah harga daging naik sejak Desember 2020, jumlah sapi yang dipotong tidak berubah. 
 
Daging itu dijual per karkas kepada penjual di berbagai pasar di Kota Bekasi. Namun setelah pedagang sapi sepakat untuk mogok berdagang, kegiatan di RPH otomatis berhenti total.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Bekasi, Abdul Iman, memastikan rumah pemotongan hewan (RPH) milik Kota Bekasi tetap buka walau para pedagang dagin sapi mogok dan tidak ada aktivitas pemotongan hewan.
 
Dia mengatakan, RPH yang berada di bawah kendali Pemkot Bekasi tidak ditutup. "Dipastikan RPH Kota Bekasi tetap buka dan beroperasi seperti biasa meski tidak ada aktivitas pemotongan (hewan karena pedagang mogok berjualan)," kata Iman.
 
Selain memastikan RPH tetap beroperasi, Abdul juga akan berkoordinasi dengan pihak lain untuk melakukan operasi pasar guna menyuplai daging murah. Hal tersebut dilakukan agar kebutuhan warga akan daging sapi tetap terpenuhi dalam beberapa hari ke depan.
 
"Kami juga akan koordinasi dengan Satgas Pangan untuk mengatasi kelangkaan daging segar di pasar tradisional," ujar Iman. 
 
Reporter : Jaenudin Ishaq
- Dilihat 558 Kali
Berita Terkait

0 Comments