Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 19/01/2021 10:14 WIB

Wali Kota Bekasi Ingatkan Pemangku Jabatan Buat Perencanaan Kerja Terukur

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam Pembukaan Kick Off Meeting RKPD 2022
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam Pembukaan Kick Off Meeting RKPD 2022
BEKASI, DAKTA - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan agar seluruh unsur pemangku jabatan dilingkungan Pemkot Bekasi membuat perencanaan program kerja yang terukur.
 
Hal itu disampaikan Rahmat Effendi, dalam sambutan pembukaan Kick Off Meeting Perencanaan Pembangunan Tahun 2022 bertema; Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Perekonomian Melalui Pembagunan Industri Kreatif melalui zoom metting, Selasa (19/1).
 
Rahmat Effendi mengatakan, proses pembangunan yang baik harus didukung dengan dokumen perencanaan yang baik. Termasuk juga mengendalikan penggunaan anggaran daerah.
 
"Saya minta OPD yang telah diberikan kewenangan dalam penggunaan anggaran daerah, untuk menyajikan rumpun tugas yang terukur ada tujuan yang jelas," paparnya.
 
Perencanaan pembangunan daerah yang merata tanpa membedakan satu kecamatan dengan kecamatan lain, menjadi upaya dalam pemerataan pembangunan dalam mewujudkan peradaban yang lebih baik.
 
"Kerangka kerja, harus ada acuannya. Sampai ada benefit disitu harus ada. Tidak kalah penting, kapasitas SDM harus ditingkatkan," ujar Rahmat Effendi.
 
Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J. Putro mengingatkan agar pemerintah daerah mengedepankan prinsip good governance yang clear dan clean
 
"Pemerintah daerah harus membangun skala prioritas. Seperti infrastruktur, penguatan pembangunan kewilayahan dan pelayanan kesehatan," tutur Choiruman.
 
Hal ini, lanjut Choiruman, harus dimulai dengan perencanaan yang baik dan berkesinambungan. 
 
"Good dan clean governance ini atas asas meningkatkan kepercayaan masyarakat," ujarnya.
 
Pemkot Bekasi pada tahun 2022 memiliki 6 program prioritas pembangunan kota, yakni;
 
1. Penguatan dan pengembangan ekonomi kreatif kota.
2. Pengembangan iklim dan kemampuan entrepreneurship masyarakat.
3. Pemberdayaan sumber daya ekonomi lokal dan pasar domestik.
4. Peningkatan iklim usaha Kota Bekasi dan peluang kerja.
5. Pengelolaan rantai pasok sembako melalui teknologi digital.
6. pembentukan Bekasi city star up dan pengembangan wirausaha industri kreatif berbasis komunitas
Reporter : Jaenudin Ishaq
- Dilihat 550 Kali
Berita Terkait

0 Comments