Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 17/10/2020 14:00 WIB

Kluster Pabrik Tinggi, RSMMN Sediakan Layanan Tes Covid-19 Bagi Karyawan

ramah tamah RSMMN bersama HRD perusahaan di kawasan industri
ramah tamah RSMMN bersama HRD perusahaan di kawasan industri

CIKARANG, DAKTA.COM - Angka Covid-19 di Kabupaten Bekasi 62 persennya berasal dari klaster pabrik, oleh karena itu Pemkab Bekasi mewajibkan perusahaan secara mandiri melakukan tes terhadap karyawannya minimal 10 persen.

 

Dengan adanya kewajiban itu tentunya permintaan tes Covid-19 dari perusahaan sangat tinggi, salah satunya di Rumah Sakit Mitra Medika Narom (RSMMN), Jalan Jatiwangi Desa Cikedokan Cikarang Barat.

 

Business Development Djajakusumah Hospital yang membawahi manajemen RSMMN, Guntur Desar saat menggelar ramah tamah bersama perusahaan di kawasan industri yang berlangsung di Primebiz Hotel Cikarang, Jumat (16/10) mengatakan sejauh ini sejak adanya pandemi, rumah sakit banyak mendapat permintaan untuk tes Covid-19 dari perusahaan.

 

Ia menjelaskan, sementara baru rapid test yang tersedia, kedepan seiring dengan peningkatan tipe rumah sakit dari D ke C akan ada berbagai fasilitas seperti layanan tes swab dan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR).

 

"Jika ada permintaan rapid test di perusahaan kami datang langsung, untuk biayanya sesuai keputusan pemerintah sebesar Rp150 ribu, jika ada kerjasama harganya akan lebih murah lagi", ucapnya.

 

Menurutnya, sebagai rumah sakit yang berada di sekitar kawasan industri, mengajak perusahaan untuk berkolaborasi menjaga kesehatan karyawan dengan mempercayakan layanan kesehatannya di RSMMN.

 

"Semenjak kita ambil alih kepemilikan dari manajemen yang lama, fasilitas pelayanan kesehatan terus ditambah diantaranya rawat jalan, rawat inap, dokter spesialis, serta layanan laboratorium, bahkan apabila ada kecelakaan kerja di perusahaan, ambulance siap menjemput secara gratis", ucapnya.

 

Kedepan lanjut Guntur, rumah sakit dibawah manajemen Djajakusumah Hospital akan menambah jumlah tempat tidur, sebanyak 500 bed, yang saat ini baru 110 bed.

 

"Baru 2 rumah sakit yang dikelola diantaranya kepemilikan penuh di RSMMN Cikarang Barat dan memiliki saham di RS MMC Kuningan Jakarta, dengan target 500 tempat tidur, akan ada 3 sampai 5 rumah sakit lagi yang dikelola", tutupnya***

Reporter : Ardi Mahardika
- Dilihat 591 Kali
Berita Terkait

0 Comments