Nasional / Kesehatan /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 16/10/2020 18:43 WIB

Bersyukur Adanya Program JKN-KIS, Dalwani Bisa Cuci Darah

Ilustrasi cuci darah
Ilustrasi cuci darah
BEKASI, DAKTA.COM, – Pemerintah memberikan jaminan kesehatan untuk masyarakat agar masyarakat memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. Hidup dan tubuh yang sehat merupakan keinginan setiap manusia untuk hidup berkembang dan produktif.
 
Saat ini jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional sudah mencapai lebih dari 223 juta jiwa. Dalwani (65) merupakan salah satu peserta anggota program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Pada saat ditemui Tim Jamkesnews pada Selasa (13/10) dirinya menceritakan awal mula dirinya mendaftar ke Program JKN-KIS.
 
“Pertama kali saya punya KIS itu ketika saya sering sakit-sakitan dan harus periksa ke rumah sakit, karena beberapa kali kerumah sakit memnbutuhkan biaya yang tidak sedikit akhirnya anak saya menyarankan agar mendaftarkan diri untuk menjadi peserta Program JKN-KIS. Saya pikir bakal rumit untuk semua persyaratannya, tapi ternyata tidak serumit sama apa yang saya bayangkan,” jelasnya.
 
Untuk masalah iuran bulanan pun dirinya mengatakan tidak ada kendala sama sekali. Walaupun waktu itu sempat kebingungan karena biaya iuran yang naik turun berubah beberapa kali, ia mengatakan bahwa ia masih bisa mengikuti biaya iuran tersebut. Bahkan untuk iuran dia selalu membayar dengan tepat waktu.
 
Dalwani juga mengatakan bahwa akhir - akhir ini ia sering bolak -balik rumah sakit untuk cuci darah dalam seminggu sekali. ia selalu berharap kepada Allah SWT agar ia di berikan kesembuhan dan bisa hidup sehat seperti dulu. Dirinya sangat merasa lega dengan  adanya kartu Jaminan kesehatan ini.
 
Bersyukur Adanya Program JKN-KIS, Dalwani Bisa Cuci Darah
 
“Saya merasa lega dan tidak terlalu khawatir dalam masalah biaya rumah sakit, apalagi saat ini saya sering bolak - balik kerumah sakit untuk cuci darah. Kalau hanya mengandalkan biaya sendiri, mungkin saya tidak akan sanggup untuk membayarnya karena biaya untuk cuci darah itu tidaklah murah. Iuran saat ini juga saya masih bisa mengikuti walaupun beberapa kali perubahan,” jelasnya.
 
Dalwani mengatakan dirinya sangat bersyukur adanya program ini. Menurutnya banyak masyarakat Indonesia sebelumnya yang kesulitan mengakses ke fasilitas kesehatan untuk berobat, dikarenakan banyak faktor salah satu terbesar yaitu biaya yang tidak murah.
 
Saya sangatlah berterimaksih kepada pemerintah yang telah membuat Program JKN-KIS untuk seluruh masyarakat Indonesia dengan iuran yang saya bilang masih cukup terjangkau apabila benar-benar niat untuk kepentingan diri sendiri dan keluarga. Teirma kasih juga karena sudah terlalu banyak membantu saya membiayai penyembuhan saya. Jika tidak adanya program ini mungkin saya benar – benar merasa berat dan terbebani, karena saya tidak sanggup untuk membayar biaya tersebut,” tutupnya. (DA/pm)
Editor : Dakta Administrator
Sumber : Rilis BPJS Kesehatan
- Dilihat 571 Kali
Berita Terkait

0 Comments