Oase Iman /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 09/09/2020 11:37 WIB

Janganlah Mencela Makanan

Ilustrasi makanan manis (internet)
Ilustrasi makanan manis (internet)
DAKTA.COM - Makanan dan minuman adalah bentuk rezeki yang Allah subhanahu wa ta'ala berikan kepada hamba-Nya. Setiap rezeki itu harus disyukuri sebagai bentuk menghargai pemberian dari Sang Khaliq.
 
Umumnya setiap orang pernah menjumpai makanan yang tidak sesuai dengan seleranya, seperti terlalu asin, pedas, pahit, dan sebagainya.
 
Salah satu bentuk adab yang perlu diperhatikan berkaitan dengan makanan adalah adanya larangan untuk mencela atau menghina makanan. 
 
Contoh perbuatan mencela makanan, misalnya perkataan "tidak enak", “terlalu asin”, “makanan ini kurang garam”, dan kalimat-kalimat semacam itu. 
 
Sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sekali pun. Apabila beliau berselera (suka), beliau memakannya. Apabila beliau tidak suka, beliau pun meninggalkannya (tidak memakannya).” (HR. Bukhari no. 5409 dan Muslim no. 2064)
 
Artinya, jika sesorang tidak menyukai suatu makanan maka hendaklah ia meninggalkannya atau tidak memakannya, tanpa mencela makanan tersebut, sebagaimana diterangkan dalam hadits shahih di atas. 
 
Namun sebaliknya, jika seseorang menyukai makanan yang disuguhkan hendaklah ia menyantap dan memakannya sampai habis. Wallahu a'lam bish-shawabi.
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1778 Kali
Berita Terkait

0 Comments