Nasional / Kesehatan /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 21/03/2015 11:48 WIB

Sering Stres Beresiko Cepat Pikun

(Ilustrasi) Stress
(Ilustrasi) Stress
JAKARTA_DAKTACOM: Sering stres saat menghadapi masalah sehari-hari? Hati-hati, jika kebiasaan seperti ini terus-menerus dibiarkan maka efeknya bisa menjalar hingga ke otak lho. Ya, studi mengungkapkan stres juga bisa merusak kapasitas memori dan membuat Anda menjadi pelupa.
 
Hal tersebut diungkapkan oleh pakar psikiatri dan neurobiologi dari Yale University, Rajita Sinha. Ia mempelajari bagaimana efek stres pada memori dan hubungannya terhadap risiko demensia pada seseorang.
 
Ia mendefinisikan stres sebagai proses di mana seseorang bereaksi terhadap rangsangan yang mengancam atau menantang. "Ini adalah sistem kompleks terhadap hormon kortisol, adrenalin, dan peptida yang membantu kita merespons," ungkap Sinha, seperti dikutip dari The Wall Street Journal pada Jumat (20/3/2015).
 
Ia melanjutkan bahwa masalah atau 'ancaman' yang menimbulkan stres ini bisa jadi tak terkendali sangat cepat. Pada akhirnya, kondisi ini kemudian memberikan tekanan terhadap proses berpikir dan mengingat.
 
"Studi menemukan bahwa simultan tekanan ini menurunkan kemampuan otak untuk berpikir dan mengingat karena prosesnya terganggu," imbuh Sinha.
 
Studi terbaru ini juga menunjukkan bahwa risiko demensia dan penyakit yang berkaitan dengan ingatan lain umumnya naik secara signifikan.
 
"Penelitian telah menunjukkan bahwa cabang-cabang seluruh sel-sel otak dapat menyusut dan mulai menghilang. Demensia bukan efek langsung, tapi stres dapat meningkatkan risikonya," lanjutnya, seperti dikutip dari Fox News.
 
Oleh sebab itu Sinha menyarankan Anda untuk belajar menerapkan manajemen stres sehari-hari, misalnya dengan cukup tidur, tetap mencukupi kebutuhan cairan, makan camilan sehat dan berolahraga teratur.
Editor :
Sumber : detik.com
- Dilihat 1332 Kali
Berita Terkait

0 Comments