Nasional /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 30/07/2020 16:25 WIB

Pemprov Jabar Alokasikan Rp1,6 Triliun untuk Penanganan Covid-19

llustrasi penghitungan uang anggaran
llustrasi penghitungan uang anggaran
BEKASI, DAKTA.COM - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat menyebut Pemprov Jabar sudah mengalokasikan anggaran hingga Rp1,6 triliun lebih untuk penanganan Covid-19, termasuk bantuan sosial (Bansos) dan urusan kesehatan.
 
"Sekarang kita lagi bantuan tahap dua dan insya Allah nanti ada tahap tiga dan empat. Jadi kalau bicara kebutuhan anggaran untuk hitungan awalnya kita anggarkan segitu," kata Hasbullah dalam Dialog Jawa Barat bersama Radio Dakta melalui Zoom, Kamis (30/7).
 
Ia mengaku, karena anggaran penanganan Covid-19 di Jawa Barat cukup tinggi, sementara pendapatan yang dihasilkan menurun, itu membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalami defisit.
 
"Makanya Gubernur Jabar dan juga DKI menghadap ke Menteri Keuangan untuk mengajukan pinjaman. Karena APBD Jabar di-refocusing untuk penanganan Covid-19," ujarnya.
 
Dialog Jawa Barat bersama Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat melalui Zoom
 
Ia melanjutkan, untuk bantuan sosial Covid-19 tahap dua di Jawa Barat sudah didistribusikan ke masyarakat. Sama seperti tahap satu, total nilai bansos sebesar Rp500 ribu. Rp350 ribu berbentuk sembako berupa masker, susu, sarden, minyak goreng, dan beras, sisanya Rp150 ribu berupa uang cash.
 
Ia menuturkan, bansos tahap dua ini lebih minim persoalan karena sudah berdasarkan hasil evaluasi bantuan tahap satu terkait penetapan data penerima bansos.
 
"Memang bansos tahap satu itu bermasalah sama data. Tapi tahap dua ini tidak terlalu banyak masalah setelah divalidasi dan dipadankan," pungkasnya.  **
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1078 Kali
Berita Terkait

0 Comments