Harokah Islamiyah /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 30/07/2020 12:03 WIB

Doa Terbaik di Hari Arafah dan Keutamaannya

Ilustrasi berdoa - Photo by David Monje on Unsplash
Ilustrasi berdoa - Photo by David Monje on Unsplash
DAKTA.COM - Hari Arafah adalah hari mulia karena di dalamnya Allah subhanahu wa ta'ala menurunkan ampunan, pahala, berkah, anugrah, dan ijabah doa. 
 
Hari Arafah adalah hari pengampunan dosa dan pembebasan dari siksa neraka. Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah Hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim no. 1348).
 
Para salaf dahulu saling memperingatkan pada Hari Arafah untuk sibuk dengan ibadah dan memperbanyak do’a serta tidak banyak bergaul dengan manusia. Ada waktu tertentu pada Hari Arafah yang mustajab untuk memanjatkan doa, yakni pada siang hari.
 
Atho’ bin Abi Robbah mengatakan pada ‘Umar bin Al Warod: "Jika engkau mampu mengasingkan diri di siang Hari Arafah, maka lakukanlah.” (Ahwalus Salaf fil Hajj, hal. 44)
 
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik doa ialah doa di Hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang pernah saya dan para nabi yang lain sebelum saya ucapkan ialah: 
 
"Laa ila illallah wahdahu la syarikalah, lahulmulku wa lahulhamdu, wahuwa 'alaa kulli syai in qadir."
 
Artinya: Tiada Tuhan yang layak disembah melainkan Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.” (Hadith Riwayat Imam Ahmad).
 
Pada Hari Arafah ini, segala pintu taubat juga dibuka seluas-luasnya. Oleh karenanya umat muslim dianjurkan untuk berdoa memohon ampunan kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar terhindar dari api neraka.
 
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Bersabda : “Diantara Hari, Allah ِbanyak membebaskan seseorang dari neraka adalah Hari Arafah." (HR : Muslim).
 
 
Selain itu dalam hadist lain, apabila seorang muslim menjalanjakan puasa pada Hari Arafah akan dijauhkan dari api neraka selama 70 tahun lamanya.
 
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Bersabda : “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka sejauh 70 tahun.” (HR :Bukhari dan Muslim). Wallahu a'lam bish-shawabi
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 3342 Kali
Berita Terkait

0 Comments