Oase Iman /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 01/07/2020 10:06 WIB

Amalan-amalan Memperlancar Rezeki

Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan
DAKTA.COM - Rezeki harus diraih dengan ikhtiar (berusaha) dan berdoa kepada Allah SWT. Selain itu, ada amalan-amalan yang bisa memperlancar rezeki sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
 
Tentunya, amalan itu harus dilaksanakan dengan rutin dan ikhlas, selanjutnya berserah diri dan bersyukur atas segala ketetapan dari Sang Pencipta. 
 
1. Shalat Tahajud dan Dhuha 
 
Shalat tahajud adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena dapat memberi banyak manfaat positif pada kesehatan fisik, psikis dan kelancaran rezeki. Dengan menjalankan shalat tahajud, maka Allah SWT akan mengabulkan segala permohonan termasuk meminta rezeki. 
 
Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)
 
Selain shalat tahajud, shalat dhuha juga adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan untuk melancarkan rezeki.
 
Dalam hadis dijelaskan bahwa: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (shalat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (Riwayat al-Hakim dan Thabrani). 
 
2. Beristighfar 
Memperbanyak istigfar yang dimaksudkan adalah memohon ampun atas segala dosa-dosa dan kelalaian yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Allah secara tegas menjelaskan dalam Al Qur’an bahwa:
 
“Maka Aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Robb mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, membanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Qs. Nuh: 10-12).
 
3. Selalu Bersedekah⁣
Infaq dan shadaqah adalah kewajiban dalam Islam karena sebagian harta yang dimiliki merupakan hak orang lain yang membutuhkan. Allah SWT menjamin kemakmuran seorang hamba yang mau menyisihkan hartanya untuk fakir yang membutuhkan.
 
Allah SWT berfirman: “Katakanlah: ‘Sesungguhnya Robb ku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki Nya di antara hamba-hamba Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki Nya)’, dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Qs. Saba`: 39).
 
4. Menyambung Tali Silaturahim. 
 
“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (HR Bukhari dan Muslim).
 
5. Menikah 
 
Setiap manusia sudah memiliki jodohnya masing-masing yang telah dipersiapkan oleh Allah SWT untuk mendampingi selama hidup di dunia dan mungkin di akhirat nanti. 
 
Dengan melakukan pernikahan maka seorang manusia telah menyempurnakan sebagian agamanya menjadi lebih baik. Maka dari itu Allah juga akan membuka pintu rezeki baru bagi pasangan suami-istri yang telah mengesahkan hubungannya serta memperlancar jalannya rezeki tersebut.
 
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nuur: 32). 
 
Dengan menikah, Allah SWT tidak mungkin membiarkan hamba-Nya sengsara ketika mereka ingin berbuat kebaikan semisal menikah.
 
Terlebih jika setelah menikah pasangan tersebut dikaruniai seorang anak maka Allah juga akan kembali membuka pintu rezeki baru dan memperlancar pintu rezekinya. Wallahu A'lam Bishawab
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1776 Kali
Berita Terkait

0 Comments