Nasional /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 25/06/2020 11:07 WIB

Pemkot Depok Larang Penjualan Hewan Qurban di Pinggir Jalan

Hewan qurban yang disembelih
Hewan qurban yang disembelih
DEPOK, DAKTA.COM - Pemerintah Kota Depok melarang penjualan hewan qurban di pinggir jalan, pinggir jalur kereta, area trotoar, area jembatan, dan bantaran sungai.
 
"Larangan tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Kamis (25/6).
 
Ia mengatakan, pemerintah kota akan melokalisir penjualan hewan qurban untuk memudahkan pengawasan penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 serta penjagaan kebersihan, ketertiban, dan keamanan umum.
 
Pedagang yang akan membuka lapak penjualan hewan qurban, menurut dia, juga harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintahan kelurahan.
 
"Izin lapak berjualan hewan qurban berlaku mulai tanggal 26 Juni hingga 8 Juli 2020 berdasarkan rekomendasi dari lurah setempat dan dikuatkan dengan surat pernyataan tanggung jawab penuh dari pemilik atau penanggung jawab," katanya.
 
Pemerintah Kota Depok membatasi waktu penjualan hewan qurban dari pukul 08.00 WIB sampai 20.00 WIB serta mendorong pelayanan penjualan hewan qurban via daring.
 
Selain itu, pemerintah kota merekomendasikan penjualan hewan qurban dilakukan bekerja sama dengan Dewan Kemakmuran Masjid, Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Amil Zakat Nasional, atau organisasi/ lembaga amil zakat lainnya agar bisa dipusatkan di lokasi-lokasi yang memenuhi syarat kebersihan dan kesehatan.
 
Wali Kota menambahkan, penjualan hewan qurban yang didatangkan dari luar kota harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal hewan.
 
"Penanggung jawab harus melaporkan kasus hewan sakit yang terindikasi penyakit antraks atau kasus kematian mendadak ke petugas kesehatan hewan atau Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok atau call center 112," ujarnya. **
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Antara
- Dilihat 687 Kali
Berita Terkait

0 Comments