Nasional / Pendidikan /
Follow daktacom Like Like
Senin, 22/06/2020 14:55 WIB

Kreatif Belajar Online di Jakarta Islamic School Selama Pandemi

Jakarta Islamic School
Jakarta Islamic School
JAKARTA, DAKTA.COM - Jakarta Islamic School (JISc) merespon Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakibat pada ditiadakannya kegiatan belajar di sekolah dengan membuat sistem pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan teknologi digital. 
 
Founder JISc, Fifi. P. Jubilea mengatakan bahwa masa pandemi merupakan tantangan bagi sekolah bagaimana membuat pembelajaran tetap efektif saat tatap muka tidak bisa dilakukan seperti biasa di sekolah. 
 
"Ini ibarat kita sedang menghadapi badai di laut. Apa yang harus kita lakukan? Seorang nahkoda atau pemimpin harus dapat mengambil keputusan dengan cepat ke mana dan bagaimana kapal bisa melewati badai," ujar Fifi, Selasa (19/5).
 
Fifi dengan sigap mengumpulkan para guru dan staf, membuat pelatihan, dan mengarahkan dengan rinci apa saja yang harus dilakukan menghadapi situasi yang tidak menentu ini. Dibuatlah suatu inovasi, yaitu membuat video original dari para guru seperti layaknya mengajar di kelas. 
 
"Tapi hebatnya, di sekolah ini, guru guru JISc membuat konten videonya sendiri. Guru-guru syuting seakan-akan memang sedang di depan murid-muridnya, bedanya ini, murid-muridnya di rumah masing-masing. Ini bisa membuat anak semangat dan tidak jenuh di rumah, karena melihat gurunya langsung dalam pembelajaran walaupun dalam online," kata Fifi.
 
Fifi mengungkapkan bahwa dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar mengajar yang dilengkapi dengan konten yang menarik ini maka pembelajaran tetap dapat berjalan walaupun jarak jauh alias online. Anak - anak tetap bisa berinteraksi dengan guru- gurunya, tetap bisa melihat gurunya mengajar walau dalam video, tidak bertatap muka langsung supaya tetap ada ikatan hati antara anak dan gurunya.
 
"Ide ini diprakarsai oleh Mam Fifi sebagai Principal JISc. Video-video yang dibuat oleh guru-guru JISc lebih menarik karena original, gurunya langsung yang mengajar," ujar Fifi.
 
Dalam satu hari, JISc memproduksi 15 - 30 video dan memerlukan waktu sekitar 4 jam untuk mengedit 1 video. Total pembuatan satu rekaman untuk satu subject adalah 6 jam dari sejak latihan (agar yang diajar adalah intisarinya), juga latihan suara dll, controlling, take rekaman dan retake bila ada yang tidak sesuai sampai proses editing.
 
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 748 Kali
Berita Terkait

0 Comments