Internasional / Timur Tengah /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 10/05/2020 11:13 WIB

Din Minta Pemerintah Usut Kasus Pelarungan Jenazah ABK di Kapal China

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin (istimewa)
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin (istimewa)
JAKARTA, DAKTA.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin minta pemerintah mengusut tuntas kasus pelarungan jenazah anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal China.
 
Din mengatakan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi untuk melindungi segenap rakyat Indonesia, pemerintah harus mengusut perkara tersebut dan mengajukan protes ke pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelarungan jenazah ABK asal Indonesia, termasuk kepada pemerintah China yang menaungi kapal tempat ABK itu bekerja.
 
Din menegaskan pelarungan jenazah ABK itu sebagai tindakan di luar perikemanusiaan dan sebagai bangsa yang berpegang kepada Pancasila dengan prinsip adil dan beradab, Indonesia tidak boleh membiarkannya begitu saja.
 
"Inilah saatnya kita menunjukkan diri sebagai bangsa yang berpegang teguh pada Pancasila, tidak dalam kata-kata tapi dalam perbuatan nyata," jelasnya dalam keterangannya yang diterima, Ahad (10/5).
 
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Kamis (7/5) menyatakan pemerintah Indonesia sudah meminta otoritas China melakukan penyelidikan terhadap kapal-kapal yang terlibat dalam pelarungan jenazah ABK asal Indonesia dari kapal ikan berbendera China. 
 
Pemerintah juga berusaha mendapatkan klarifikasi dari Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization/ILO) mengenai apakah prosedur tersebut sesuai dengan ketentuan. **
Reporter : Boy Aditya
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 814 Kali
Berita Terkait

0 Comments