Nasional / Sosial /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 08/05/2020 11:14 WIB

Antisipasi Kelaparan, ACT Beri Bantuan untuk Dapur Umum Swadaya di Bekasi

ACT memberikan bantuan pangan untuk Dapur Umum di Margahayu Bekasi Timur
ACT memberikan bantuan pangan untuk Dapur Umum di Margahayu Bekasi Timur
BEKASI, DAKTA.COM – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Bekasi berkolaborasi dengan JNE Cabang Bekasi memberikan bantuan pangan untuk Dapur Umum, di RW 01, Kelurahan Marga Jaya, Bekasi Selatan, dan RW 26, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur pada Rabu (6/4). Dapur Umum tersebut merupakan dapur yang dibuat secara swadaya oleh warga setempat demi mengurangi beban para perantau yang harus diberhentikan sementara dari pekerjaannya imbas pandemi Covid-19.  
 
Kepala Cabang ACT Bekasi, Ishaq Maulana mengatakan, bantuan berupa beras seberat 150 kilogram serta beberapa minuman kemasan diberikan untuk mendukung aksi solidaritas yang dilakukan oleh warga setempat kepada para pendatang, pengontrak, dan pedagang harian yang kehilangan penghasilan akibat pandemi. 
 
Menurut Ishaq, aksi tersebut sejalan dengan program yang telah dicanangkan ACT, yakni Satu Bantu Satu. Semangat solidaritas yang ditunjukkan warga menjadi inspirasi di tengah masa-masa sulit ini.
 
“Kepedulian terhadap sesama inilah yang harus kita dukung, maka dari itu kami dari ACT dan JNE memberikan bantuan ini, terlebih untuk memenuhi kebutuhan pangan saudara-saudara kita untuk berbuka puasa dan sahur selama Ramadhan ini,” ujar Ishaq Maulana dalam keterangannya.
 
Dapur umum swadaya tersebut melayani 270 porsi makanan per hari yang dibagi masing-masing 135 porsi setiap waktu sahur dan berbuka puasa. Koordinator Dapur Umum Dian mengatakan, dapur yang melayani warga di sekitaran wilayah Hutan Bambu Kota Bekasi ini sudah buka sejak awal Ramadhan dan diharapkan bisa terus melayani sampai masa pandemi ini selesai kepada warga prasejahtera dan pendatang.
 
“Terima kasih banyak dari ACT dan JNE berarti dengan adanya bantuan ini memperpanjang umur dari Dapur Umum ini. Memang kita targetkan insya Allah bisa terus layani sampai selesai pandemi karena warga di sini khususnya yang perantau itu butuh banget, 90 persen pekerja harian, ada yang di mal ada yang dagang juga, yang masak ibu-ibu,” kata Dian. 
 
Dian bercerita, awal mula ia dan teman-teman pemuda RW berinisiatif membuat dapur umum tersebut setelah ia mengetahui bahwa sebagian besar perantau yang menetap kehilangan mata pencarian sebab harus diberhentikan sementara dari pekerjaan. 
 
“Saya dan teman-teman miris setelah saya data perantau dan pengontrak di sini, banyak yang kesusahan bahkan ada yang sehari cuma bisa makan roti dan teh manis, jadi apa yang terjadi dipelosok seperti hampir kelaparan dan lainnya itu terjadi di Kota Bekasi,” tutur Dian. 
 
Bantuan dari ACT tersebut dinilai Dian sangat tepat sasaran karena dapat membantu orang terhindar dari kelaparan. ACT sendiri terus berkomitmen untuk memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan pangan warga Kota Bekasi yang membutuhan, salah satunya melalui Humanity Careline, yakni layanan antar beras gratis bebas pula di nomor 0800-1-165-228. 
 
“ACT juga mengajak masyarakat di Bekasi untuk terus mendukung dan peduli terhadap sesama yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya selama Ramadhan di tengah pandemi ini melalui tautan bekasi.indonesiadermawan.id/HumanityCareline,” sambung Ishaq. **
Reporter : Warso Sunaryo
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 690 Kali
Berita Terkait

0 Comments