Mutiara Hikmah /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 05/05/2020 13:31 WIB

Ramadhan Momentum Kebangkitan

Ilustrasi menyambut bulan Ramadhan
Ilustrasi menyambut bulan Ramadhan
DAKTA.COM - Oleh: Abdul Muid Badrun  
 
Ramadhan 1441 H tahun ini bertepatan dengan dua hari besar nasional, Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020 dan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020. Seperti biasanya, setiap hari besar kita selalu memperingatinya sebagai tanda rasa syukur. Meski harus diakui, kesan “hanya seremonial” tak bisa dihindari. Karena, masih banyaknya PR yang belum selesai sampai hari ini.
 
Di sisi lain, di tengah maraknya wabah korona, Ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tak ada lagi keramaian ngabuburit, buka bersama, Tarawih keliling (tarling), tadarus bersama di masjid, ataupun sahur on the road. Semua dikerjakan di rumah masing-masing. Namun, ada yang menarik di tengah suasana “berkabung” tersebut. Setiap orang mulai sadar akan pentingnya kesehatan dengan senantiasa memelihara kebersihan (QS al-Baqarah: 222).
 
Dari sinilah puasa Ramadhan menjadi momentum transformasi diri. Mengapa? Karena, perintah berpuasa pada bulan Ramadhan tujuannya membentuk pribadi takwa (QS al-Baqarah: 183). Pribadi takwa ini tidak akan tercapai jika tak ada transformasi diri. Nah, inilah yang menjadi bahan baku kebangkitan umat, terutama terkait dengan ekonomi umat, ekonomi syariah.
 
Ekonomi syariah membutuhkan sumber daya insani transformatif yang tidak hanya bekerja sesuai aturan kantor. Namun, lebih dari itu, sesuai anjuran Alquran. Melakukan yang tidak disukai dan menghentikan semua tindakan yang disukai. Inilah hakikat puasa Ramadhan.
 
Makan, minum, merokok, berhubungan suami istri kita suka, tapi tidak kita lakukan ketika belum waktunya. Lapar, haus, menahan marah, tidak dusta, tidak disiplin, tidak tepat waktu, tidak amanah, semua itu tindakan yang tidak kita suka, tapi kita lakukan karena akan merontokkan pahala puasa (membatalkan puasa).
 
Nah, dari sinilah spirit puasa Ramadhan ini menjadi momentum transformatif dalam memompa kebangkitan ekonomi umat. Mari kita baca sejarah. Pencapaian-pencapaian besar kebangkitan itu terjadi pada bulan Ramadhan. Perang Badar menjadi milestone sejarah umat Islam yang terjadi pada bulan Ramadhan; Fathul Makkah (kembalinya kota suci Makkah) ke dalam pangkuan kaum Muslim terjadi pada bulan suci Ramadhan. Bahkan, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia terjadi pula dalam bulan suci Ramadhan, yaitu 9 Ramadhan 1364 Hijriyah.
 
Fakta-fakta sejarah ini semakin mengokohkan keyakinan bahwa sudah saatnya Ramadhan 1441 Hijriyah ini dijadikan sebagai momentum kebangkitan ekonomi syariah. Ekonomi yang selama ini secara empiris terbukti resisten terhadap krisis, termasuk krisis akibat Covid-19. Wallahu a’lam.
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Republika.co.id
- Dilihat 1260 Kali
Berita Terkait

0 Comments