Daktatorial /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 10/03/2020 14:46 WIB

HUT ke-23, Bekasi Kota Air Hingga Menjadi Kota Metropolitan

Ikon Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani
Ikon Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani
BEKASI, DAKTA.COM - Pada hari ini (10/3/2020) Kota Bekasi genap berusia 23 tahun. Tentu kalau disamakan dengan usia manusia, sudah tumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan matang.
 
Di usianya ke-23 tahun, Kota Bekasi sudah banyak menorehkan prestasi yang digapai mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) dalam segi pelayanan hingga gebrakan dari kebijakan kepala daerah.
 
Namun selain prestasi, di usia yang sudah menginjak kepala dua ini, masih ada beberapa persoalan yang harus menjadi konsen bagi Pemerintah Kota Bekasi maupun warganya.
 
Budayawan Bekasi, Ali Anwar melihat perkembangan Kota Bekasi dari dulu hingga kini.
 
Menurutnya, kalau dilihat dari historinya, Kota Bekasi merupakan kota air karena berada di area rawa dan jaraknya dekat dengan pantai.
 
"Orang dulu tentu bersahabat dengan air. Tapi seiring perkembangan zaman dan saat ini Kota Bekasi sudah menjadi kota metropolitan dan perkotaan jadi sudah tidak diperuntukkan lagi untuk air," ungkap Ali kepada Dakta.
 
Kalau Bekasi saat ini, lanjut Ali, ketika hujan turun walaupun hanya sebentar saja sudah menimbulkan genangan air.
 
Oleh karena itu, menurut Ali, karena memang perkembangan zaman tidak bisa dielakkan, maka masyarakatnya harus beradaptasi dan bersahabat dengan air.
 
"Bersahabat dengan air itu bukan kita berenang-renang di air, melainkan ketika terjadi banjir harus bisa diantisipasi dan kita siap dalam kondisi banjir, karena memang Kota Bekasi ini tempatnya air," jelasnya.
 
Selain itu, perlu juga adanya deteksi dini jika terjadi banjir, mulai dari lingkup RT/RW hingga Pemda, agar kebutuhan masyarakat bisa segera dipenuhi saat banjir.
 
Karena sudah berubah menjadi wilayah perkotaan, Kota Bekasi juga tumbuh menjadi daerah yang cukup panas ketika di musim kemarau.
 
"Untuk itu perlu diselesaikan terutama ruang terbuka hijau yang semakin menyempit. Tapi, ketika menata tanaman jangan sampai justru mengurangi tanaman itu sendiri," ujarnya.
 
Pendidikan yang Berkualitas
 
Ali menuturkan, pendidikan yang berkualitas juga harus dijunjung tinggi di Kota Bekasi, terutama dari aspek moralitas.
 
"Bagaimana masyarakat di Kota Bekasi ini, bisa menerapkan dan mempraktekkan nilai-nilai Pancasila dan agama dengan baik dan benar," tuturnya.
 
Sedangkan dari sisi seni dan kebudayaan di Kota Bekasi, Ali menyebut Pemkot Bekasi perlu memberikan perhatian lebih khususnya bagi generasi milenial untuk mengekspresikan dirinya.
 
"Anak muda itu butuh wadah untuk menyalurkan ekspresinya dan itu perlu didukung oleh Pemkot Bekasi dan DPRD dalam anggranya," kata Ali Anwar.
 
Ia menambahkan, secara keseluruhan, toleransi umat beragama di Kota Bekasi sudah cukup baik. Semua umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa adanya gesekan.
 
Ia berharap, di HUT ke-23 Kota Bekasi ini dapat mewujudkan visi misi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan. **
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 3346 Kali
Berita Terkait

0 Comments