Harokah Islamiyah /
Follow daktacom Like Like
Senin, 09/03/2020 15:08 WIB

Ketahuilah! Ini Wasiat Rasulullah SAW Jelang Bulan Suci Ramadhan

Ilustrasi taqwa
Ilustrasi taqwa
DAKTA.COM - Rasulullah SAW kerap melakukan sambutan khusus menyambut Ramadhan. Di antara sambutan tersebut adalah pesan-pesan khusus Rasulullah kepada para sahabat menjelang Ramadhan. Dikutip dari Majalah Ramadhan, di antara kutipan pesan tersebut adalah sebagai berikut.
 
1. Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jam, menit dan detik demi detiknya adalah saat yang paling utama. 
 
Inilah bulan ketika kamu semua diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Pada bulan ini setiap embusan napasmu menjadi tasbih, tidurmu pada bulan ini menjadi ibadah, amalmu diterima, dan doa-doamu dikabulkan.
 
Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca kitab-Nya. 
 
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah dalam bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan pada hari kiamat. 
 
Bersedekahlan kepada kaum fukara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yagn tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaran dari apa yang tidak halal kamu mendengarnnya.
 
Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah SWT memandang hamba-Nya dengan penuh kasih.
 
Dia menjawab ketika mereka menyeru-Nya, menyambut ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
 
2. Wahai manusia, sesungguhnya dirimu tergadai karena amal-amalmu. Maka, bebaskanlah dengan istighfar. Punggungmu berat menanggung beban (dosamu). Maka, ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. 
 
Ketahuilah, Allah Taala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang yang shalat dan sujud dan tidak akan mengancam mereka dengan nereka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul Alamin.
 
3. Wahai manusia, barang siapa di antara kalian memberi buka puasa kepada seorang mukim yang berpuasa pada bulan ini maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan diampuni dosanya yang telah lalu. (Sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." (Rasulullah melanjutkan,) Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau dengan seteguk air. 
 
4. Wahai manusia, siapa membaguskan akhlaknya pada bulan ini, ia akan berhasil melewati jembatan siratalmustakim pada hari ketika kaki-kaki lain tergelincir. 
 
Siapa yang memperbannyak shalawat kepada Rasulullah pada bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barang siapa pada bulan ini membaca satu saja ayat Alquran, ganjarannya sama dengan mengkhatam Alquran pada bulan yang lain. 
 
5. Wahai manusia, sesungguhnya pintu surga dibukakan maka mintalah kepada Tuhanmu agar pintu itu tak akan ditutup untukmu, dan pintu neraka ditutup maka mohonlah kepada Rab-mu agar tidak pernah membukanya untukmu. Setan-setan dibelenggu pada bulan ini dan mintalah agar ia tak pernah menguasaimu. 
 
Amirul mukminin berdiri dan berkata, "Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama dalam bulan ini?" Nabi menjawab, "Ya Abal Hasan, amal yang paling utama adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah." Wallahu a'lam bissowab.
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Republika
- Dilihat 7257 Kali
Berita Terkait

0 Comments