Harokah Islamiyah /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 20/02/2020 11:37 WIB

Enam Akhlak Mulia yang Dicontohkan Rasulullah

Kaligrafi Nabi Muhammad
Kaligrafi Nabi Muhammad
DAKTA.COM - Rasulullah SAW diutus oleh Allah SWT adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia melalui agama Islam rahmatan lil alamin.
 
Oleh karenanya, sudah sepatutnya umat muslim mencontoh dan menjadikan Nabi terakhir itu sebagai suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.
 
Berikut enam akhlak mulia yang dicontohkan Baginda Rasulullah SAW:
 
1. Berpegang teguh kepada kejujuran
 
Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang sangat jujur sehingga mendapatkan gelar Al Amin yang artinya dapat dipercaya. Allah SWT pun sangat menyukai hamba-nya yang berperilaku jujur.
 
Allah Ta’ala berfirman: "Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka pula ada yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya), (23) agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang jujur itu karena kejujurannya, dan mengazab orang munafik jika Dia kehendaki, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (24) – (Q.S Al-Ahzab: 23-24).
 
Semoga kita dimudahkan untuk memiliki akhlak yang mulia ini, yakni selalu berlaku jujur dalam segala hal. 
 
2. Senantiasa berprasangka baik (husnuzan) kepada umat muslimin
 
Rasulullah SAW bersabda: "Jauhkanlah dirimu dari prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka itu adalah perkataan yang paling dusta.” (H.R. Bukhari).
 
Hadist itu jelas menunjukkan bahwa seorang muslim harus menjauhi sifat berburuk sangka kepada orang lain apalagi sesama muslim. Lebih baik mencari tahu dulu kebenarannya.
 
3. Menjaga pandangan dari yang haram 
 
Menjaga pandangan mata dari memandang hal-hal yang diharamkan oleh Allah merupakan akhlak yang mulia, bahkan Rasulullah SAW menjamin masuk surga bagi orang-orang yang salah satu dari sifat-sifat mereka dalam menjaga pandangan.
 
Abu Umamah berkata, ”Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Berilah jaminan padaku enam perkara, maka aku jamin bagi kalian surga. Jika salah seorang kalian berkata maka janganlah berdusta, dan jika diberi amanah janganlah berkhianat, dan jika dia berjanji janganlah menyelisihinya, dan tundukkanlah pandangan kalian, cegahlah tangan-tangan kalian (dari menyakiti orang lain), dan jagalah kemaluan kalian.”[2]
 
4. Jangan ikut campur urusan orang lain
 
Allah SWT berfirman: “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (Al-Ahzab: 58)
 
5. Menjawab salam 
 
Mengucapkan salam hukumnnya adalah sunnah dan menjawab salam hukumnya wajib. Sebab salam merupakan salah satu tanda cinta 
 
Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mencintai. Salah satu bentuk kecintaan adalah menebar salam antar sesama muslim.” (HR Muslim no. 54).
 
6. Mengerjakan amal ma’ruf nahi munkar 
 
Amar makruf nahi mungkar adalah perintah menegakkan yang benar dan melarang yang salah.
 
Dari Abu Sa’îd al-Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya (kekuasaannya); jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya (menasihatinya); dan jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju), dan demikian itu adalah selemah-lemah iman.’”
 
Itulah di antara akhlak mulia yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Untuk itu umat muslim dianjurkan untuk menjalankannya agar kehidupannya di dunia mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.   Wallahu a'lam bissowab.
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 2779 Kali
Berita Terkait

0 Comments