Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 16/02/2020 11:26 WIB

Antisipasi Kecametan, Kawasan Industri Perlu Buka Jalur Alternatif

Jembatan penghubung antara kawasan industri Ejip dan MM2100
Jembatan penghubung antara kawasan industri Ejip dan MM2100
CIKARANG, DAKTA.COM - Pengelola kawasan industri Ejip dan MM 2100 diminta membuka jalur alternatif di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi untuk mengantisipasi angka kemacetan.
 
Camat Cikarang Selatan, Dodo Hendra Rusika mengatakan jalur penghubung antara MM2100 dan Ejip masih satu jalur, padahal sebenarnya bisa digunakan 2 jalur, tetapi saat ini masih diduduki sebagai tempat berkumpul salah satu organisasi serikat pekerja.
 
"Maka kedepan perlu ada jalur alternatif yang dibuat untuk menghubungkan antar kawasan industri," katanya di Cikarang, Ahad (16/2).
 
Menurutnya, jalur alternatif yang akan dibuka itu berada di Kampung Nambo Desa, Sukasejati. Masyarakat bisa mengakses jalan tersebut melalui Cifest dan melewati Perumahan Villa Mutiara, sehingga untuk ke kawasan mm 2100 tidak perlu melewati kawasan Ejip.
 
"Pengelola kawasan MM2100 dan PT Bekasi Fajar juga akan berkontribusi penuh dan bertanggung jawab dalam perbaikan dan pelebaran jalan pada jalur alternatif melalui anggaran CSR," ucapnya.
 
Dodo menambahkan, untuk jalur jembatan kawasan MM2100 dan Ejip karena hanya 1 jalur sering terjadi kemacetan.
 
"Dengan adanya wacana relokasi yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap serikat pekerja yang menempati jembatan penghubung, dapat mengurangi kemacetan di jalan tersebut," pungkasnya. **
Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 616 Kali
Berita Terkait

0 Comments