Nasional / Kesehatan /
Follow daktacom Like Like
Selasa, 04/02/2020 15:30 WIB

Bisakah Mengenakan Masker Cegah Penyebaran Virus?

Ilustrasi menggunakan masker
Ilustrasi menggunakan masker
DAKTA.COM - Menggunakan masker untuk mencegah infeksi penyebaran virus sudah terkenal di banyak negara di seluruh dunia, terutama China seiring mewabahnya virus corona. Selain itu banyak juga orang yang menggunakan masker untuk bisa melindungi diri dari level polusi yang tinggi.
 
Melansir dari BBC News, para virologi ragu dengan efek melawan virus berbahaya yang saat ini sedang mewabah, yakni virus corona. Tapi ada beberapa bukti-bukti yang menunjukkan bahwa dengan menggunakan masker bisa membantu mencegah penularan virus dari tangan sampai ke mulut. 
 
Masker bedah pertama kali diperkenalkan oleh salah satu rumah sakit pada akhir abad ke-18, tetapi mereka tidak membuat perubahan ke masyarakat sampai muncul flu di Spanyol pada tahun 1919 yang membunuh lebih dari 50 juta orang. 
 
Dr. David Carrington dari St George’s, Universitas London mengatakan masker bedah bagi masyarakat tidak terlalu efektif untuk perlindungan melawan virus atau bakteri yang dibawa dari udara. Yang mana artinya ada banyak virus yang berpindah, hal itu karena masker tidak memiliki penyaring udara dan membuat mata tidak terlindung. 
 
"Tapi mereka bisa membantu mengurangi bahaya dari penyebaran virus melalui 'percikan' dari bersin ataupun batuk dan menyediakan perlindungan melawan penyebaran dari tangan ke mulut," kata Dr. David. 
 
Sebuah kajian di tahun 2016 dari New South Wales menyarankan masyararakat menyentuh wajahnya sampai 23 kali perjam. 
 
Jonathan Ball, Professor yang memiliki ilmu tentang virus dari Universitas Nottingham, mengatakan "Dalam satu studi pelajaran pada peraturan di rumah sakit, masker wajah bagus untuk mencegah infeksi influenza seperti tujuan dibuatnya alat pernafasan."
 
Alat pernafasan ini, dibuat dengan fitur penyaring udara, spesifiknya didesain untuk melindungi dari bahaya potensial partikel dari udara.
 
“Namun, saat kamu berpindah untuk belajar mengenai efektivitas di populasi general, datanya kurang meyakinkan. Ini menjadi tantangan untuk menggunakan masker dalam beberapa waktu,“ ucap Prof Ball.
 
Dr. Connor Bamford, dari Institut Wellcome – Wolfson Pengobatan Experimental di Universitas Queen’s Belfast, mengatakan dengan menerapkan langkah-langkah sederhana bisa menjadi cara yang sangat efektif. 
 
“Melindungi mulut saat bersin, mencuci tangan, dan tidak menaruh tangan ke mulut  sebelum mencucinya, bisa membantu mengurangi penularan virus dari bahaya pernafasan," katanya.
 
National Health Service (NHS) berpendapat bahwa cara terbaik untuk mencegah virus seperti flu, yaitu dengan: 
- Cuci tangan secara teratur dengan air hangat dan sabun 
- Hindari menyentuh mata dan hidung dimana pun
- Jaga badan untuk tetap bugar dengan gaya hidup yang sehat 
 
Dr. Jake Dunning, Kepala Penanganan Infeksi dan Binatang di Kesehatan Masyarakat Inggris, menyampaikan, meskipun ada persepsi menggunakan masker wajah itu mungkin berpengaruh pada penularan virus, tetapi beberapa fakta sangat kecil untuk menjadi bukti penyebaran virus dari luar. 
 
Dia mengatakan, masker digunakan bagi orang dengan kodisi tubuh yang lemah adalah tepat. Akan tetapi, ia menyarankan, kepada masyarakat agar lebih baik fokus pada menjaga kesehatan dan kebersihan tangan supaya terhindar dari penularan virus. (Abi)
 
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : BBC News
- Dilihat 696 Kali
Berita Terkait

0 Comments