Nasional / Sosial /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 16/01/2020 17:04 WIB

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket School Kit untuk Korban Bencana Bogor dan Banten

Majelis Taklim Al Islah dan WMI bagikan Paket Kit School untuk Korban Banjir dan Longsor di Bogor da
Majelis Taklim Al Islah dan WMI bagikan Paket Kit School untuk Korban Banjir dan Longsor di Bogor da

BANTEN, DAKTA.COM - Banjir dan longsor yang melanda beberapa titik di kawasan Jabodetabek dan  Banten menimbulkan dampak kerusakan yang cukup parah.

Jumlah pengungsi akibat banjir dan longsor menurut Mensos Juliar Batubara dalam rapat kerja bersama komisi VII DPR  Selasa (14/1/2020) adalah total 26.463 jiwa. Dengan rincian DKI Jakarta 248 jiwa, Jawa Barat 21.109 jiwa dan Banten 5.106 jiwa.

Dampak dari banjir yang menggenangi wilayah pemukiman tentunya menyebabkan rusaknya harta benda dan seluruh pendukung belajar bagi para penyintas usia sekolah. Terlebih saat musibah banjir dan longsor melanda bersamaan dengan dimulainya semester genap tahun ajaran 2019-2020. Ribuan pelajar diberbagai titik yang terkena musibah kehilangan perlengkapan sekolah bahkan ada beberapa sekolah yang rusak parah terkena banjir bandang di kawasan Bogor dan Lebak, Banten.

Melihat kondisi ini, Wahana Muda Indonesia melalui lembaga sayapnya WMI Care yang bergerak khusus pada kemanusiaan khususnya kebencanaan menyediakan paket school kit berupa : tas sekolah, pensil, pulpen, buku tulis dan perlengkapan menggambar bagi 3000 pelajar yang terkena dampak. Paket ini akan dibagikan di Jabodetabek dan Banten yang terdapat pelajar yang terkena dampak langsung musibah banjir. WMI Care bekerja sama dengan berbagai lembaga yang konsen pada pendidikan juga para individu yang berminat dengan program ini.

Pada hari Kamis (9/1/2020) WMI bersama Majelis Taklim Al Islah yang juga konsentrasi pada dakwah dan kemanusiaan menyiapkan 110 paket sekolah untuk para penyintas usia sekolah dasar di kawasan Sajira, Lebak Banten dan Jasinga,  Bogor. Selain itu majelis taklim Al Islah juga melalukan spiritual healing kepada anak-anak penyintas sebagai bagian dari Psychological First Aid sebagai upaya dukungan emosional dan kemanusiaan.

"Sebagai seorang Muslimah maka kerja kemanusiaan adalah bukti bahwa Islam itu rahmat bagi semesta dan bukti kecintaan kami sebagai sesama Muslim," ujar aktivis majelis taklim Al Islah, Luz B Mahendradatta dalam pesan singkatnya.

Majelis Taklim Al Islah sejak awal bencana bersama WMI Care juga menyalurkan bantuan di wilayah Bekasi dan Tangerang berupa dukungan logistik untuk dapur umum kepada para penyintas. Hal ini dilakukan sebagai wujud empati kepada saudara sesama muslim dan sesama anak bangsa saat menghadapi musibah.

Sumber : Rilis WMI Care
- Dilihat 1083 Kali
Berita Terkait

0 Comments