Internasional / Timur Tengah /
Follow daktacom Like Like
Senin, 10/08/2015 16:35 WIB

Serangan Udara Suriah Tewaskan 30 Orang Petempur

Kerusakan bangunan akibat serangan Jet tempur Suriah
Kerusakan bangunan akibat serangan Jet tempur Suriah

DAMASKUS_DAKTACOM: Angkatan Udara Suriah pada Minggu (9/8) menewaskan sebanyak 30 petempur IS di satu kota kecil di bagian tengah negeri yang dikuasai oleh kelompok "teroris" itu, kata kantor berita SANA.

SANA melaporkan, warga negara Arab Saudi dan Tunisia termasuk di antara mereka yang menjadi sasaran serangan udara di kota kecil Qaryateyn di pinggiran tenggara Provinsi Homs di Suriah Tengah itu.

Kendaraan dan senjata, katanya, juga hancur dalam serangan tersebut.

Pekan lalu, anggota IS menyerbu Qaryateyn, setelah melancarkan serangan bom bunuh diri menggunakan mobil di pinggiran kota.

Gerilyawan fanatik tersebut juga menculik 230 warga sipil setelah menyerbu Qaryateyn.

Jumlah orang yang diculik meliputi 19 anak kecil yang identitas mereka masih belum diketahui, kata Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia.

Pertempuran sengit berkecamuk antara anggota IS dan prajurit Angkatan Darat Suriah, yang didukung oleh serangan udara tersebut, demikian laporan Xinhua.

Menurut beberapa laporan, prajurit Angkatan Darat mundur dan mengatur posisi kembali guna menghindari kehilangan, sementara personel saat Angkatan Udara dan pasukan artileri masih membom kota kecil itu.

Sementara itu, petempur IS menewaskan 37 gerilyawan pesaing mereka selama pertempuran pada malam hari di Provinsi Aleppo, Suriah Utara, kata Observatorium tersebut.

Kemudian, sebanyak 20 gerilyawan hilang selama serangan gencar yang dilancarkan IS terhada kota kecil Um Housh di pinggiran utara Aleppo pada Jumat (7/8), katanya.

Anggota IS memulai serangan dengan melancarkan bom bunuh diri dengan sasaran kota yang menjadi pos gerilyawan, kata Observatorium itu. Pesawat tempur anti-teror pimpinan AS diduga telah menyerang IS di daerah tersebut, katanya menambahkan.

Kelompok IS kehilangan 10 anggota dalam serangan itu, tapi meraih kekuasaan atas seluruh kota tersebut, kemenangan yang dipandang penting buat anggota IS untuk menguasai posisi di pinggiran utara Aleppo.

Kelompok pengawas yang berpusat di Inggris itu menyatakan IS berniat bergerak maju ke arah Provinsi Aleppo di Suriah Utara untuk memutus daerah pinggiran utara dari Kota Aleppo.

Editor :
Sumber : ANTARANews
- Dilihat 1045 Kali
Berita Terkait

0 Comments