Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 19/12/2019 15:05 WIB
Kaleidoskop 2019

Gebrakan Program Pemkot Bekasi Selama 2019

SeeHamster, kapal pembersih sungai Kota Bekasi
SeeHamster, kapal pembersih sungai Kota Bekasi
BEKASI, DAKTA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus meningkatkan pelayanan dengan berbagai program unggulan dan birokrasi yang sebisa mungkin mampu memudahkan masyarakat dalam kepengurusan administrasi kependudukan. Apa saja program-program unggulan yang telah diluncurkan Pemkot Bekasi selama tahun 2019, simak rangkumannya:
 
Sedekah Sampah
 
Pemkot Bekasi pada Juli 2019 lalu meluncurkan program "Sedekah Sampah" bagi para aparatur sipil negara (ASN). Program ini diharapkan bisa menekan jumlah sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Sumur Batu hingga 30 persen.  
 
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, Kota berpenduduk sekitar 2,7 juta jiwa itu menghasilkan sampah per harinya sekitar 1.500 ton. Jika program ini sukses, pemkot berharap jumlah sampah yang dibuang ke TPA Sumur Batu bisa dipangkas hingga 500 ton.
 
“Program  Sedekah Sampah ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi‎. Konsepnya, adalah dengan mengumpulkan sampah-sampah yang dihasilkan setiap dinas, RSUD Kota Bekasi, badan, dan kecamatan se-Kota Bekasi,” katanya.
 
Program teranyar Pemkot Bekasi ini merupakan program yang terinspirasi dari suksesnya program bank sampah. Saat ini terdapat sekitar 300 bank sampah yang aktif di Kota Patriot.
 
Pengoperasian Transpatriot
 
Dinas Perhubungan Kota Bekasi resmi mengoperasikan 20 unit bus Transpatriot, Kamis (22/8/2019) untuk kemudahan mobilitas warga Kota Bekasi, 
 
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono berharap tambahan layanan di koridor baru ini membangkitkan minat masyarakat dan memberikan benefit di sektor perekonomian Bekasi. Apalagi tarifnya lebih murah dan layanan berbasis teknologi.
 
Beroperasinya 20 unit Transpatriot di Bekasi tak terlepas dari peran PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) yang terus mendorong digitalisasi dalam pelayanan angkutan umum di Kota Bekasi.
 
Hidroponik di Perkotaan
 
Pengembangan cocok tanam metode hidroponik dan aquaponik menjadi program terbaru Kota Bekasi yang dimulai sejak September 2019. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadikan masyarakat pribadi yang kreatif dan mandiri khususnya para anak muda dan ibu rumah tangga serta alat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Bekasi. 
 
Budi daya Pakcoy secara hidroponik (ilustrasi)
 
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi dan mendukung.  Dia juga menginstruksikan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi menyediakan media, alat, serta bermacam macam bibit sayur sayuran dan buah buahan untuk media tanam hidroponik.
 
Peresmian MPP di BTC
 
Pemerintah Kota Bekasi meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP)  di Bekasi Trade Center (BTC) Mal Lt 2 Jl. Hm Joyo Martono, Bekasi Timur Kota Bekasi, Rabu (4/9/2019). MPP di BTC Mal Bekasi Timur ini dilengkapi oleh 16 instansi dengan total jenis pelayanan ada 100 layanan, 38 jenis layanan publik, layanan OSS 32, dan non OSS 30. 
 
Launching MPP dan OSS di BTC Mal
 
Mal Pelayanan Publik (MPP) yang sebelumnya berada di Mal Bekasi Junction, Jl. Ir H Juanda Bekasi Timur Kota Bekasi sudah tidak beroperasi lagi sejak Jumat, 30 Agustus 2019.  Untuk tahap awal launching ini, terdapat 16 instansi pelayanan publik yang bergabung di MPP BTC Mal, yaitu Polres Metro Kota Bekasi, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
 
Lalu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Bank BJB. Kemudian, BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Pos, Bank BNI, PDAM Tirta Patriot, Kantor Kementerian Agama, Kantor Imigrasi, Telkom, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bekasi Selatan, KPP Pratama Bekasi Barat, KPP Pratama Bekasi Utara. Jumlah instansi pelayanan publik yang bergabung diharapkan dapat bertambah sehingga kebutuhan warga semakin terpenuhi. 
 
Kapal Pembersih Sungai
 
Salah satu isu yang tengah menjadi perhatian Pemerintah Indonesia saat ini adalah terkait limbah sampah di sungai. Isu ini juga menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di sungai yang ada di Kota Bekasi, pencemaran limbah sampah kian menjadi momok yang menakutkan bagi keberlangsungan ekosistem sungai yang ada.
 
Terkait isu tersebut, kini Kota Bekasi memiliki kapal pembersih sungai yang dinamakan SeeHamster, wujud kerjasama antara Pemkot Bekasi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup bersama Waste4Change, One Earth One Ocean, Reset Plastic, Green Cycle yang dilaksanakan pada November 2019 lalu.
 
Kota Bekasi menjadi pilot project dari penggunaan kapal pembersih sungai.
 
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan aktivitas bersih-bersih sungai nantinya akan fokus pada daerah aliran sungai Kali Bekasi. 
 
"Dengan adanya kapal ini nantinya akan difokuskan pada pembersihan kali Bekasi. Selama ini pembersihan sampah di Kali Bekasi hanya dilakukan secara manual. Dengan adanya bantuan ini maka akan mempermudah untuk pembersihan," kata Tri Adhianto.
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1301 Kali
Berita Terkait

0 Comments