Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 29/11/2019 14:14 WIB

Kalah dari Persikasi, Pelatih Persibas Soroti Kinerja Wasit

Pertandingan Persikasi VS Persibas di Stadion Mini Tambun (28/11)
Pertandingan Persikasi VS Persibas di Stadion Mini Tambun (28/11)
BEKASI, DAKTA.COM - Persikasi Kabupaten Bekasi menang 2-0 atas Persibas Banyumas dalam pertandingan leg 1 liga 3 regional Jawa.
 
Pertandingan penyisihan untuk memperebutkan tiket liga 3 Nasional yang berlangsung di Stadion Mini Tambun, Kamis (28/11) berlangsung sengit. Kedua kesebelasan saling serang, namun Persikasi yang bermain di hadapan pendukungnya berhasil menang lewat gol pemain pengganti bernomor punggung 19 Afdal Yusra di menit 57' dan pemain bernomor punggung 10 Angga Irawan di menit 90+2'.
 
Pelatih Persibas Banyumas Ispriyanto menerima kekalahan yang diderita timnya. Meski peluang untuk lolos ke babak selanjutnya tipis karena harus menang minimal 3 gol, namun optimis bisa membalas kekalahan dikandangnya.
 
Dalam pertandingan sebenarnya timnya memiliki banyak peluang, tetapi penyelesaian akhir sangat buruk di lini depan.
 
"Yang paling dicermati dalam pertandingan tadi adalah kepemimpinan wasit, yang banyak merugikan kita. Wasit Irul Hidayat asal Lampung Timur seringkali tidak menggubris saat pemainnya dilanggar. Untuk itu saya berharap kedepan wasit harus adil. Jika wasitnya seperti ini, persepakbolaan tanah air tidak akan maju", kesalnya.
 
Sementara itu, pelatih Persikasi Kabupaten Bekasi, Rici Vauzi mengatakan kemenangan 2-0 ini menjadi modal berharga timnya untuk menghadapi leg ke 2 di Banyumas.
 
Diakuinya, setelah unggul Laskar Bendo Item kebanyakan diserang, tetapi beruntung di menit akhir anak asuhnya itu bisa menggandakan gol.
 
"Pemain kurang konsentrasi hingga tercipta banyak peluang dari lawan, untuk itu akan dievaluasi agar kesalahan dan celah kosong di lini belakang tidak terulang saat pertandingan leg ke 2 nanti", katanya.
 
Sebelumnya, Persikasi Kabupaten Bekasi diterpa kasus pengaturan skor atau match fixing saat melawan Perses Sumedang di semifinal liga 3 seri 1 Jawa Barat, (6/11) lalu.
 
3 orang dari manajemen Persikasi yakni BTR, HR dan SHB ditangkap Satgas Anti Mafia Bola bersama wasit DSP, perantara MR dan Komisi Penugasan Wasit Asprov PSSI Jawa Barat DS.
 
3 orang manajemen itu memberikan uang ke perangkat pertandingan senilai Rp12 juta untuk meloloskan Persikasi ke final liga 3 seri 1 Jawa Barat.**
 
Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Dakta Administrator
- Dilihat 492 Kali
Berita Terkait

0 Comments