Nasional / Politik dan Pemerintahan /
Follow daktacom Like Like
Senin, 25/11/2019 13:24 WIB

Bawaslu Waspadai ASN Terlibat Politik Praktis di Pilkada 2020

Ilustrasi Pemilu
Ilustrasi Pemilu
CIKARANG, DAKTA.COM - Komisioner Bidang Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi mewaspadai Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut berpolitik praktis ketika petahana maju kembali mencalonkan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.
 
Menurutnya, apabila petahanan maju kembali di Pilkada serentak, maka mobilisasi ASN akan rawan melakukan politik praktis.
 
Zaki menyebut, pihaknya sangat mengantisipasi keterlibatan ASN dalam Pilkada serentak nanti di tahun 2020, apalagi para petahana hampir semuanya maju kembali mencalonkan.
 
"Keterlibatan ASN sangat riskan di Pilkada, karena irisannya memiliki kepentingan langsung dengan petahana," ungkapnya di Cikarang, Senin (25/11).
 
Pihaknya juga sudah memetakan wilayah mana saja yang rawan kecurangan dalam pilkada serentak nanti.
 
Zaki menambahkan sebelum terjadi keterlibatan ASN dalam politik praktis nanti, pihaknya akan mengantisipasi terjadinya mobilisasi ASN dalam politik praktis di Pilkada serentak baik secara langsung maupun dengan media sosial. 
 
"Dengan cara melakukan patroli media sosial, itu salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya keterlibatan ASN dalam mendukung salah satu calon. Karena banyak terjadi postingan postingan ASN di media sosial yang mendukung salah satu calon," katanya. 
 
Misalnya saja saat Pilpres dan Pileg 2019 kemarin pihaknya banyak menemukan pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh ASN lewat media sosial.
 
Ia pun berharap agar para ASN, TNI, dan Polri untuk selalu menjaga netralitas jika petahanan kembali maju pada Pilkada serentak nanti 2020. **
Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Asiyah Afiifah
- Dilihat 484 Kali
Berita Terkait

0 Comments