Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 31/10/2019 10:32 WIB

Dukung Smart City, Kota Bekasi Punya Angkot Online

Bincang Publik bersama Dishub Kota Bekasi dan aplikasi TRON tentang angkot online di Kota Bekasi
Bincang Publik bersama Dishub Kota Bekasi dan aplikasi TRON tentang angkot online di Kota Bekasi
BEKASI, DAKTA.COM - Dalam mendukung digitalisasi dan smart city, Kota Bekasi melakukan uji coba untuk angkutan kota (angkot) berbasis online.
 
Penyediaan layanan angkot online ini bekerja sama dengan PT Teknologi Olah Rancang Nusantara (TRON) sebagai aplikator. Tujuannya agar masyarakat dapat dengan mudah dan nyaman dalam menggunakan transportasi angkot.
 
"Aplikasi TRON ini hadir dari kecemasan penumpang yang sering menunggu lama angkot karena ngetem, sehingga engga tentu waktu keberangkatannya," ujar Head Marketing TRON, Sultan Satria dalam Bincang Publik di Radio Dakta, Kamis (31/10).
 
Sehingga, pihaknya berpikir untuk menciptakan transportasi yang efesiensi waktu, karena saat ini masyarakat selalu ingin cepat dalam menunjang kegiatannya, sehingga terciptalah aplikasi angkot online.
 
"Jadi angkot ini estimasi waktunya jelas. Walaupun hanya satu penumpang, driver akan tetap jalan tanpa perlu ngetem, karena mereka punya kewajiban mengantar penumpang sampai tempat tujuan," ungkap Sultan.
 
Selain estimasi waktu yang jelas, angkot online ini juga mempunyai trayek yang akan diupayakan terintegrasi ke trayek lainnya.
 
Untuk trayek angkot online di Kota Bekasi melayani angkot trayek K-11A yang melewati rute Terminal Bekasi-Rawalumbu dan K-11B yang melintasi rute Terminal Bekasi-Narogong. 
 
Cara pesannya, pertama harus unduh aplikasi TRON, lalu pilih halte terdekat dan masukkan lokasi tujuan, kemudian masukkan jumlah penumpang dan order.
 
"Rencana pembayaran ini akan melalui chasless. Tetapi semua ini baru uji coba, dan bulan ini akan kita evaluasi tentang operasional angkot online ini," ucap Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Ikhwanudin Rahmat dalam talkshow.
 
Ia menyampaikan, dengan pembayaran non-tunai maka akan menghindari perilaku premanisme yang selama ini sering berkembang.
 
Sementara itu, ia mengaku sampai evaluasi selesai pada bulan November, hanya ada 49 armada yang beroperasi melayani masyarakat.
 
"Untuk jam operasional angkot online mulai dari 05.00 sampai 21.00 WIB," tuturnya. **
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 482 Kali
Berita Terkait

0 Comments