Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 05/09/2019 10:45 WIB

Honor RT RW Terlambat, Warga Tagih Janji Kampanye

Ilustrasi Insentif
Ilustrasi Insentif
BEKASI, DAKTA.COM - Kisruh honor RT dan RW mengalami keterlambatan menjadi sorotan di tengah masyarakat. Pasalnya saat kampanye Pilkada 2018 pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto sempat menjanjikan kenaikan honor bagi RT dan RW.
 
Lantas kini saat keduanya sudah terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, janji kampanye itu belum kelihatan buktinya.
 
"Memang saya tahu beliau berdua pernah menjanjikan kenaikan insentif RT dan RW yah. Termasuk insentif kader PKK dan Posyandu, tapi sekarang malah turun," kata Erwin Susanto (46), warga Kelurahan Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi, saat berbincang dengan Dakta, Rabu (4/9).
 
Namun meski demikian, bapak dua anak itu tetap yakin bahwa Walikota Rahmat Effendi akan menuntaskan janji kampanye itu. "Saya berpikir positif. Kenapa sekarang kondisi insentif honor seperti RT dan RW memperihantikan karena ada sebab akibat," paparnya.
 
Pemerintah, menurut Erwin tidak diam saja dengan kondisi saat ini. Kepemimpinan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto perlahan akan membuktikan kalau pemerintah daerah konsen terhadap peningkatan kesejahteraan warganya.
 
"Bagaimanapun sebenarnya, RT dan RW ini berdekatan langsung denga warga. Ada masalah, mereka yang dicari warga," pungkas Erwin.
 
Reporter : Jaenudin Ishaq
Editor : Dakta Administrator
- Dilihat 390 Kali
Berita Terkait

0 Comments