Mutiara Hikmah /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 28/08/2019 10:14 WIB

Puasa Daud, Puasa yang Paling Dicintai Allah

Ilustrasi puasa
Ilustrasi puasa
DAKTA.COM - Puasa Daud berarti sehari berpuasa, keesokan harinya tidak berpuasa, dan berpuasa lagi besoknya. Ini adalah sebaik-baik puasa dan derajat puasa yang paling tinggi.
 
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa yang paling dicintai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari."
 
Puasa Daud dengan sehari berpuasa dan keesokan harinya tidak puasa lalu seterusnya seperti itu adalah semaksimalnya puasa. Tidak ada yang boleh lebih dari itu seperti dengan menggabungkan Puasa Senin Kamis dengan Puasa Daud, itu tidak dibolehkan. 
 
Syarat puasa daud harus sehari puasa, sehari tidak. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
 
“Puasa yang paling utama adalah puasa Nabi Daud ‘alaihis salam. Beliau berpuasa sehari dan tidak berpuasa sehari”. (HR. An Nasa’i; shahih)
 
Dalam melakukan Puasa Nabi Daud bisa juga diiringi dengan kegiatan ibadah sunnah lainnya, seperti melakukan shalat tahajud, shalat dhuha, dan tilawah Al Quran agar menambah amalan kebaikan dan semakin taat dengan Allah SWT. **
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 616 Kali
Berita Terkait

0 Comments