Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 21/08/2019 11:18 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Serius Kawal Masalah Ketenagakerjaan

Dialog Swara Bekasi bersama Anggota Komisi I DPRD Kab Bekasi sekaligus Ketua DPD PKS Kab Bekasi, M N
Dialog Swara Bekasi bersama Anggota Komisi I DPRD Kab Bekasi sekaligus Ketua DPD PKS Kab Bekasi, M N
BEKASI, DAKTA.COM - Isu ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi masih menjadi permasalahan serius, pasalnya masih banyak tenaga kerja lokal yang tidak terserap perusahaan di Kabupaten Bekasi.
 
Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, M. Nuh mengungkapkan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Pemkab Bekasi adalah kesenjangan ketenagakerjaan, bagaimana menyelesaikan angkatan kerja lokal yang tidak terserap perusahaan di Kabupaten Bekasi.
 
Untuk itu, pihaknya akan mengawal Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menyelesaikan permasalan ini, sehingga tenaga kerja lokal dapat sejahtera dan roda perekonomian pun semakin meningkat.
 
"Pemkab harus memprioritaskan tenaga kerja lokal, supaya sebagian besar tenaga kerja yang mengisi perusahaan di Kabupaten Bekasi wajib yang ber- KTP Bekasi," tegasnya dalam Swara Bekasi di Radio Dakta, Rabu (21/8).
 
Ia menyatakan, peran pemerintah inilah yang harus digenjot karena masih banyak masyarakat yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena masalah ekonomi.
 
"Untuk itu kita mendorong Pemkab Bekasi untuk membuat BLK (Balai Latihan Kerja) milik Kabupaten Bekasi sendiri agar meningkatkan kualitas para tenaga kerja lokal," pungkasnya.
 
Sementara itu, setelah kasus korupsi Meikarta yang melibatkan mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin beserta jajarannya, Kabupaten Bekasi menggalakkan slogan 'Bekasi Baru Bekasi Bersih.'
 
Tagline itu diusung Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dengan niatan untuk mewujudkan Bekasi yang baru dan bersih dari korupsi.
 
"Niat itu bisa diwujudkan melalui budaya gerakan sholat subuh berjamaah, magrib mengaji yang diterapkan kepada masyarakat dan jajarannya. Karena meluruskan niat bisa dimulai dengan spiritual bukan hanya slogan," tutur Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi ini.
 
Ia menambahkan, faktor penting mewujudkan Bekasi bersih, yakni menepatkan pegawai pemerintahan pada tempatnya. Artinya sesuai dengan bidang dan kompetensinya. **
 
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 214 Kali
Berita Terkait

0 Comments