Mutiara Hikmah /
Follow daktacom Like Like
Senin, 19/08/2019 13:04 WIB

Tiga Hal yang Allah Benci, Harus Dihindari!

Kaligrafi Allah SWT (Foto:nu.or.id)
Kaligrafi Allah SWT (Foto:nu.or.id)
DAKTA.COM - Allah SWT memerintahkan manusia untuk berbuat baik dengan menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
 
Ada tiga hal perbuatan manusia yang dibenci oleh Allah SWT dan harus dijauhi agar terhindar dari dosa. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 
“Sesungguhnya Allah meridhai tiga hal dan membenci tiga hal bagi kalian. Dia meridhai kalian untuk menyembah-Nya, dan tidak menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, serta berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah dan tidak berpecah belah. Dia pun membenci tiga hal bagi kalian, menceritakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, dan membuang-buang harta.” (HR. Muslim no. 1715)
 
Pertama, Qiila wa Qala (menyampaikan sesuatu yang tidak jelas sumbernya). Perbuatan seperti itu atau yang dikenal juga dengan menyebarkan hoaks sangat dibenci oleh Allah karena akan menimbulkan fitnah dan kebencian.
 
''Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.'” (QS. Al-Isra’: 53)
 
Orang bertaqwa tidak mungkin menyebar berita hoaks walaupun tujuannya adalah demi kebaikan tetapi dengan cara yang salah. Karena tidak sedikit orang yang membuat Hadits palsu supaya orang giat untuk menunaikan ibadah.
 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah mengucapkan kata-kata yang baik atau diam.” (HR Bukhari)
 
Kedua, banyak bertanya pada sesuatu yang sudah jelas disampaikan, sehingga dengan banyaknya pertanyaan itu jadi semakin tidak jelas dan sulit untuk diamalkan.
 
Ketiga, menyia-nyiakan harta. Allah menitipkan harta kepada hambanya bukan untuk menyia-nyiakannya melainkan agar meningkatkan ibadahnya.
 
Karena ada orang yang hartanya melimpah tapi tetap rajin sholat tahajjud, puasa, hafal Qur’an, tetapi tidak banyak juga yang tidak memiliki harta malah malas beribadah.
 
Orang-orang yang menghambur-hamburkan hartanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat seperti dengan sifat syaitan.
 
Sebagimana firman Allah SWT yang artinya: “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27). Wallahu A'lam Bishawab (Fitri)
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 319 Kali
Berita Terkait

0 Comments